Tentang kesehatan

gigi cap=M]erawat gigi adalah tugas yang sangat penting dimana banyak orang cenderung mengabaikan ini. Lupa sikat gigi sehari-hari, tidak melakukan flossing, dan menghindari pergi ke dokter gigi semuanya mengarah ke masalah oral dan menyebabkan efek yang sangat negatif bagi kehidupan.

Dari gigi berlubang hingga bau mulut, masalah-masalah ini dapat menyebabkan masalah lain yang

mencegah Anda untuk melanjutkan hidup secara normal.

Salah satu masalah gigi dengan kebersihan mulut yang paling umum adalah menolak atau lupa menyikat gigi sehari-hari. Ini akhirnya akan mendatangkan plak dan bakteri lainnya di dalam mulut yang dapat menyebabkan gigi berlubang dan bau tidak sedap dalam mulut. Ini dapat menurunkan harga diri seseorang dengan membuat mereka lebih merasa sadar akan kondisi diri sehingga menyebabkan masalah fisik dan mental lainnya.

Gigi berlubang adalah gangguan yang harus dihindari sebisa mungkin. Ratusan tahun yang lalu hubungan antara kebersihan mulut yang buruk dan gigi berlubang mungkin belum dianggap sebagai pengetahuan umum atau bahkan belum ditemukan. Namun pada masa sekarang ini dimana menjaga tubuh yang sehat adalah penting, orang-orang mengerti bahwa tidak menyikat gigi dapat menyebabkan gigi berlubang.

Lubang gigi dapat menyebabkan rasa sakit di mulut yang menyebabkan rasa sakit dari kontak fisik seperti makanan keras di lidah atau perubahan suhu seperti gigi terkena air dingin atau panas. Lubang gigi juga menyebabkan bau yang tidak sedap yang dapat dirasakan orang lain.

Ketika seseorang mulai memperhatikan kondisi buruk pada mulut orang lain, hal ini mungkin akan memiliki dampak negatif terhadap orang itu seperti membuat mereka lebih sadar diri tentang gigi hitam mereka. Dari gigi berlubang dan bau mulut tidak sedap ini akan dapat mengakibatkan banyak masalah sosial dan risiko kehilangan peluang. Sehingga menjaga mulut sehat dapat mengakibatkan efek positif dalam kehidupan seseorang.

Masalah umum lainnya yang orang miliki adalah gigi tidak rata. Namun masalah ini dapat diatasi dengan menggunakan kawat gigi. Tidak seperti operasi plastik atau metode fisik lain untuk mengubah penampilan, pilihan ini biasanya berdasarkan kemauan sendiri. Meskipun mengubah penampilan secara fisik biasanya dipandang rendah, mengubah penampilan gigi akan lebih diterima sebagai koreksi medis untuk sebuah deformitas (kelainan bentuk).

Gigi tidak dimaksudkan untuk menjadi bengkok atau jarang. Oleh karena itu masyarakat dengan mudah menerima seseorang dengan kawat gigi atau bahkan seseorang yang melakukan tindakan drastis seperti pembedahan untuk membuat gigi rata.

Salah satu alasan mengapa ini diterima adalah bahwa mulut yang sehat mengarah ke hidup sehat yang penting dalam kehidupan bermasyarakat dimana seseorang biasanya membutuhkan mulut untuk berbicara dan berkomunikasi, menunjukkan emosi dan kasih sayang. Ini tidak akan mudah jika mereka tidak membuka mulut.

Pola makan juga berperan penting di mana seseorang akan memerlukan gigi yang sehat untuk mengunyah makanan dengan benar, serta untuk bisa menelan makanan-makanan favoritnya.