Tentang kesehatan

Anda Memiliki Gejala Batu Ginjal? Tentukan Langkah Selanjutnyaatu ginjal adalah salah satu kondisi yang lebih menyakitkan yang kita bisa alami. Biasanya, kombinasi garam dan mineral (misalnya kalsium) yang mengikat bersama-sama dan membentuk batu pada ginjal, ini kita kenal sebagai batu ginjal. Masalah baru muncul ketika batu membuat blokade, atau melepaskan diri dengan cara mendorong diri ke dalam ureter, yaitu saluran sempit yang

menyalurkan urin ke kandung kemih. Ketika ini terjadi, Anda pasti mengerti bahwa kondisi ini menyakitkan. Namun, ada kondisi lain yang gejalanya mirip dengan batu ginjal pada hal-hal tertentu, misalnya radang usus buntu.

Pertama, kita buat daftar gejala umum dari batu ginjal dan kemudian catat beberapa gejala Anda yang mungkin disebabkan oleh penyakit lain.

Gejala batu ginjal

Ketika batu ginjal membuat jalannya melalui saluran kemih, inilah yang mungkin Anda alami:

  • Nyeri yang tajam dan luar biasa pada perut, punggung atau pangkal paha.
  • Buang air kecil bisa jadi lebih sering dan/atau menyakitkan.
  • Mual dan/atau muntah.
  • Ada darah dalam urin.

Seperti dikatakan, ada juga kondisi serius lainnya yang gejalanya mirip dengan kondisi selain batu ginjal namun juga memerlukan pertolongan medis segera. Misalnya, nyeri luar biasa pada perut atau punggung mungkin adalah masalah usus buntu. Jika Anda mengalami nyeri saat kencing, mungkin itu merupakan infeksi saluran kemih, bukan batu ginjal.

Terutama ketika rasa sakit muncul tiba-tiba, Anda harus terlebih dahulu menghubungi dokter atau staf klinik gawat darurat dan beritahukan kondisi Anda. Jika mereka menyuruh Anda untuk segera datang ke kantor atau rumah sakit, maka segeralah datang!

Jika ternyata gejala-gejala Anda memang merupakan batu ginjal, dokter akan bisa mengukur besarnya batu. Jika cukup kecil, dokter mungkin meresepkan Anda obat nyeri dan menginstruksikan untuk minum 8 hingga 10 gelas air setiap hari untuk membantu mendorong batu ginjal keluar sendiri.

Batu ginjal bisa dipicu oleh berbagai faktor, termasuk minuman yang Anda minum, pola makan, penyakit kronis tertentu dan gangguan pada jumlah normal dari 'sop elektrolit' yang mempengaruhi rasio air, garam dan mineral yang melalui ginjal.

Orang yang mengalami gejala batu ginjal sering memiliki kerentanan genetik atau berbasis gender. Misalnya, orang kulit putih secara statistik lebih rentan, sering terbentuk batu pada usia awal hingga pertengahan 40 tahunan, sementara untuk perempuan lebih lama terbentuk - sampai umur 50 tahunan. kondisi kronis, seperti gout dan HBP (high blood pressure - hipertensi), juga cenderung menjadi penyebab terbentuknya batu ginjal. Namun, dengan kontrol yang tepat dari kondisi tersebut, risiko ini sebenarnya dapat dihilangkan.

Faktor nomor satu yang menjadi penyebab pembentukan batu ginjal mungkin adalah dehidrasi - minum air terlalu sedikit. Kelebihan protein dan/atau garam pada pola makan dapat meningkatkan risiko terkena gejala batu ginjal. Hal ini juga berlaku jika berat badan Anda naik. Obat-obat tertentu juga bisa membuat Anda lebih rentan terhadap batu ginjal. Jadi, ketika Anda didiagnosis batu ginjal, Anda sebaiknya membahas cara pencegahan batu ginjal dengan dokter Anda.

Sekarang karena Anda sudah tahu gejala-gejala batu ginjal, Anda bisa melihat risiko yang berhubungan dengan Anda serta berkonsultasi dengan dokter tentang langkah-langkah pencegahannya.