Standar Terbaru dalam Penyaringan Osteoporosisarena osteroporosis telah menjadi masalah internasional, dan organisasi-organisasi nasional mengembangkan panduan penyaringan osteroporosis yang sangat berguna dan relevan. Beberapa dari organisasi tersebut diantaranya, Yayasan Osteroporosis Nasional (NOF) serta Grup Panduan Osteroporosis Nasional (NOGG). Kedua Organisasi ini merumuskan panduan penyaringan osteroporosis yang memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh WHO.

Alat yang sering digunakan untuk penyaringan osteroporosis adalah alat penilaian FRAX,dibuat oleh WHO untuk membantu organisasi-organisasi tersebut.

Baru-baru ini, panduan penyaringan osteroporosis yang lebih baru untuk Amerika Serikat direkomendasikan oleh USPSTF (Satuan tugas Layanan Pencegahan Amerika Serikat). Hal utama yang diakukan kelompok ini adalah memperbaiki dan menyarankan panduan penyaringan osteoporosis, yang bisa membantu Anda dengan baik dalam deteksi awal dan perawatan. Sebuah contoh yang baik adalah panduan penyaringan osteoporosis yang ditetapkan oleh NOGG yang memandatkan bahwa penyaringan osteoporosis dimulai pada umur 60 tahun bagi perempuan. Akhir-akhir ini, panduan terbaru mencakup penyaringan dini dari umur 50-64 tahun bagi perempuan yang lebih tua.

Alasan dari perubahan-perubahan ini adalah untuk menentukan risiko retak tulang yang bisa terjadi dalam jangka waktu 10 tahun mendatang. Selain itu, penyaringan awal sangat penting karena ada faktor lain yang berkontribusi pada terjadinya osteoporosis. Sebagai contoh, Perempuan yang terlalu sadar akan kesehatan bisa melakukan olahraga yang berlebihan dan membuatnya melewatkan menstruasi bulanan. Jika hal ini diulangi, maka perempuan-perempuan muda yang terlalu sadar akan tubuh mereka, nantinya akan berisiko mengalami osteoporosis. Faktor resiko lain yang meningkatkan kerentanan akan osteoporosis adalah kebiasaan tidak sehat seperti meminum terlalu banyak alcohol atau merokok.

Sekarang, berbagai macam tes dilaksanakan untuk penyaringan osteoporosis. Sebagai contoh dari tes semacam itu adalah X-ray absorptiometri energi ganda (DXA) yang mengukur kepadatan tulang pada daerah yang cenderung terkena osteoporosis seperti tulang belakang, pinggul dan pergelangan tangan. Tes-tes lain seperi ultrasound, penyaringan CT dan absorptiometri foton tunggal biasanya tercakup dalam proses penyaringan yang diharuskan oleh para dokter.

Namun, ada sisi lain dari masalah ini yang harus kita sadari mengenai penyaringan osteoporosis. Menurut ahli kesehatan, perempuan dengan risiko rendah terhadap osteoporosis harus menghindari penyaringan dini. Mengapa demikian? Ada kemungkinan bahwa hasilnya bisa memunculkan hasil positif palsu yang mengharuskan mereka meminum obat-obatan yang sama sekali tidak mereka butuhkan. Meskipun penyaringan osteoporosis merupakan ide yang baik, Anda tetap harus tau apakah Anda butuh atau tidak.