Sumber Protein Tinggi untuk Vegetarian dan VeganAda orang yang memang tidak ingin makan daging, dan sebenarnya tidak perlu. Namun dikhawatirkan akan kekurangan protein jika tidak makan makanan hewani.
Protein adalah salah satu zat makanan paling penting bagi tubuh manusia. Protein membangun jaringan otot dan sangat penting memproduksi enzim dan

hormon. Tanpa protein, tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik.
Umumnya kita mendapat protein dari hewan yakni: ikan, unggas, sapi dan babi. Ketika anda memutuskan untuk menjadi vegetarian atau vegan, ada sumber protein lain bagi anda.

Sebelum kita membahas lebih lanjut, mari kita gambarkan apa yang disebut vegan, dan apa yang disebut vegetarian.

  • Vegetarian adalah orang yang tidak makan daging.
  • Lacto-vegetarian adalah orang yang makan makanan dari susu, seperti keju dan susu.
  • Ovo-vegetarian adalah orang yang bisa makan telur tapi tidak daging.
  • Vegan adalah orang yang tidak makan daging, telur ataupun susu. Vegan juga tidak mau menggunakan produk yang dibuat dari hewan, seperti sepatu maupun pakaian.

Sumber Protein Lainnya

Dunia ini penuh dengan protein. Bagi rata-rata manusia umumnya, mendapat protein dari makanan sehari hari tidaklah sulit. Bahkan bisa terlalu banyak.

Bagi orang yang tidak makan daging, ini bisa lebih sulit, namun ada solusinya:

  • Legumes - ini adalah nama lain sejenis kacang-kacangan. kacang menwakili protein nabati. Protein nabati baik karena tidak mengandung lemak terlalu banyak, khususnya lemak jenuh yang sering ditemui di sumber makanan hewani.  Makanlah kacang-kacangan sedikitnya dua kali sehari.
  • Kacang - mengandung lebih banyak lemak daripada polong-polongan, namun jenis lemak yang baik. Ada yang mengandung asam lemak omega-3. Makanlah kacang almond, walnut, pistachio, kacang brazil dan kacang tanah. Makan satu atau dua takar kacang sehari dapat mencukupi kebutuhan lemak baik. Ada juga minyak kacang yang dapat digunakan dalam salad atau masakan lain.
  • Biji-bijian - biji-bijian mengandung protein dan juga karbohidrat. Gunakanlah bijian utuh yang masih mengandung tiga bagian tubuhnya, yakni rye, rolled oats, quinoa, millet, bulgur, buckwheat dan sejenisnya. Hindari tepung putih karena banyak mengandung gula dan glikemik index yang tinggi.
  • Alga - Anda mungkin pernah mendengar bahwa lumut danau sangatlah digemari sekarang ini. Termasuk spirulina dan chlorella. Jenis ini tinggi kandungan protein nabaginya dan menjadi bahan uji ilmiah untuk mencari sumber protein baru.
  • Kedelai juga merupakan sumber protein. Makanlah kacang kedelai, miso atau pasta kedelai dan tahu.
  • Produk susu - jika Anda lacto vegetarian, gunakanlah produk susu rendah lemak atau tanpa lemak. Dengan demikian Anda tetap mendapat manfaat protein dan vitamin tanpa lemak.

Anda vegan atau vegetarian? sekarang tidak perlu khawatir mendapat sumber protein makanan.