Makanan Antioksidannda mungkin sudah terbiasa dengan istilah makanan antioksidan. Jika Anda bukan dokter, mungkin Anda mendengar tentangnya lebih dari satu kali dari ibu Anda. "Makan sayur-sayuran. Satu apel sehari..." Sering dengar?

Mungkin cukup benar bahwa tidak ada yang lebih sehat daripada memasukkan makanan segar dalam menu Anda, walaupun sebenarnya ada alasan lainnya mengapa para dokter bersikeras mengenai

menu makanan sehat dari buah dan sayuran segar. Jawabannya bisa jadi adalah makanan antioksidan.

Makanan antioksidan adalah pembersih yang kuat terhadap radikal bebas. Fungsi makanan antioksidan adalah untuk memburu radikal bebas dan menghancurkannya.

Apa itu Radikal Bebas?

Radikal bebas adalah senyawa kimia yang sangat reaktif yang diproduksi ketika tubuh mengalami proses oksidasi. Alasan yang menyebabkan radikal bebas sangat reaktif adalah karena kurangnya elektron, yang menyebabkan radikal bebas sangat tidak stabil. Untuk mencapai stabilitas maksimal, radikal bebas mencuri elektron-elektron dari molekul lainnya di sekitar mereka dan ketika melakukan hal tersebut, radikal bebas menghancurkan membran sel dan melemahkannya.

Radikal bebas menyebabkan reaksi berantai "pencurian elektron" karena begitu mereka mulai mengambil elektron dari molekul lainnya, molekul tersebut berubah menjadi radikal bebas juga. Lalu terjadilah penghancuran massal, yang menyebabkan kelainan semacam penyakit Alzheimer, kardiovaskuler, kanker, kepikunan, dan lain-lainnya.

Bagaimana Antioksidan Bekerja

Oksidasi adalah proses yang berlangsung secara alami di dalam tubuh secara alami sehingga sebenarnya tidak ada cara untuk menghindari atau mencegah terjadinya proses tersebut. Bahkan bernafas saja menyebabkan terjadinya oksidasi. Dikatakan bahwa radikal bebas, sebagai produk sampingan dari oksidasi, akan selalu ada dalam tubuh kita.

Meskipun demikian, bagaimana jika ada cara bagi kita untuk memperlambat pembentukan radikal bebas? Bagaimana jika ada cara untuk memutuskan reaksi berantai radikal bebas? Bagaimana jika ada cara untuk mencegah terbentuknya penyakit-penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas yang berbahaya itu?

Ya, cara itu benar-benar ada. Makanan antioksidan adalah senyawa kuat yang dapat menetralkan radikal bebas sebelum menghancurkan sel-sel tubuh Anda. Ini adalah alasan utama mengapa para ilmuwan terus melanjutkan penelitian terhadap makanan-makanan antioksidan dan manfaat yang didapatkan oleh tubuh darinya.

Makanan Antioksidan : Makanan yang mana?

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, sebagian besar makanan dengan tingkat antioksidan yang tinggi adalah sayur-sayuran dan buah-buahan. Tomat, brokoli, buah kol, lada, adalah sedikit dari begitu banyak makanan antioksidan yang ada di luar sana. Meskipun demikian, Anda harus memperhatikan bahwa tidak semua sayur-sayuran adalah sumber yang kaya dari makanan antioksidan. Beberapa sayur-sayuran atau buah-buahan mungkin memiliki jumlah atau konsentrasi makanan antioksidan yang lebih sedikit daripada sayur-sayuran lainnya. Sebagai contoh, anggur putih tidak memiliki jumlah antioksidan yang sama dengan anggur yang digunakan untuk membuat anggur merah.

Comments (0)

There are no comments posted here yet

Leave your comments

  1. Posting comment as a guest. Sign up or login to your account.
Attachments (0 / 3)
Share Your Location