jantungaktor risiko penyakit kardiovaskuler adalah berbagai hal seperti; tekanan darah tinggi, obesitas, glukosa darah abnormal, dan bahkan penggunaan tembakau serta beberapa faktor lainnya.

Penyakit kardiovaskular yang dikenal juga sebagai CVD (cardiovascular disease) adalah pembunuh nomor satu bagi laki-laki dan perempuan dari

semua kelompok etnis di Amerika Serikat. Penyakit kardiovaskular mencangkup di dalamnya penyakit seperti tekanan darah tinggi, aritmia, penyakit katup jantung, gagal jantung kongestif dan stroke. Meskipun kekhawatiran yang lebih terhadap penyakit yang "terkenal" seperti kanker payudara berada di paling depan dalam pikiran banyak wanita, kebenaran yang menyakitkan adalah bahwa satu dari empat wanita terkena penyakit kardiovaskular.

Faktor risiko bagi penyakit kardiovaskuler adalah hal-hal seperti; tekanan darah tinggi, obesitas, glukosa darah tidak normal, dan bahkan penggunaan tembakau serta beberapa faktor lainnya. Ketika faktor-faktor ini diketahui sejak usia dini, maka akan dapat diredam untuk membantu mencegahnya bermanifestasi sebagai penyakit kardiovaskular di kemudian hari.

Mengubah gaya hidup dapat membantu Anda untuk menurunkan kemungkinan Anda terkena penyakit kardiovaskuler. Perubahan-perubahan tersebut seperti makan diet yang rendah lemak dan kolesterol, menambahkan lebih banyak buah dan sayuran untuk diet, minum air yang cukup setiap hari, dan berolahraga selama setengah jam sehari. Dokter menyarankan semua cara-cara ini untuk dapat membantu menurunkan kemungkinan Anda terkena penyakit kardiovaskular.

Penyakit kardiovaskular dikenal sebagai penyakit yang membunuh diam-diam, karena seringkali tidak memiliki gejala-gejala sebelumnya. Jika Anda merasa mungkin mengalami gejala-gejala penyakit jantung, sebaiknya Anda membicarakannya dengan dokter tentang berbagai tes yang tersedia. Dokter biasa memulainya dengan tes sederhana yang hasilnya dapat menentukan penggunaan tes yang lebih kompleks/rumit.

Penyakit jantung akan berhubungan dengan detak jantung "ekstra", yang biasanya terjadi bila ada iritasi di bagian bawah dari ruang jantung yang memompa. Iritasi ini mengganggu irama jantung normal, yang dapat terasa seperti hilangnya suatu detakan. Ini sebenarnya dapat menjadi suatu "kekhasan" yang berbahaya bagi fungsi tubuh Anda, atau dapat menyebabkan masalah yang jauh lebih berat.

Jika seorang wanita memiliki palpitasi ini atau gejala lain seperti; pusing, penglihatan kabur, atau sesak napas, ia harus segera menghubungi dokter. Riwayat medis lengkap, pemeriksaan fisik, dan tes lainnya akan dilakukan untuk menentukan penyebab dari perilaku tersebut, yang bisa berupa apa saja dari perilaku yang berhubungan dengan stres hingga sesuatu yang jauh lebih berbahaya. Meminta saran dan berkonsultasi dengan dokter menyangkut penyakit jantung yang diderita adalah satu-satunya jalan yang dapat ditempuh.