Osteoporosis cap=M]enopause cukup menakutkan untuk dipikirkan bagi sebagian wanita karena harus berhadapan dengan kepercayaan mana yang berupa fakta dan mana yang hanya gosip tetangga. Ada banyak isu seputar menopause. Bahkan ketika bukti-bukti ilmiah telah menyanggah sebagian besar dari isu ini, kebanyakan orang masih percaya seolah-olah

akan menjadi kenyataan. Beberapa salah pengertian tentang menopause yang menarik adalah:

Perempuan tidak akan tertarik pada hubungan seksual ketika mereka mengalami menopause.

Sejauh ini, ini adalah mitos yang paling diyakini sepanjang masa. Para ahli tidak dapat menemukan hubungan antara tingkat kadar estrogen dengan dorongan seksual. Mereka mengatakan bahwa meskipun memang benar bahwa aspek seksual dari seseorang berubah sejalan dengan pertambahan usia, namun bagi perempuan ini menjadi lebih baik. Suatu patokan yang bagus untuk memprediksi dorongan seksual seorang wanita selama menopause adalah dengan menilai dorongan seksual yang ia miliki sebelum menopause. Jadi, seorang wanita yang biasanya selalu menjadi pasangan seksual yang baik tidak akan mungkin berubah menjadi buruk setelah menopause.

Menopause dapat membuat Anda bertambah berat badan.

Mitos ini memiliki banyak kesamaan seperti ketika kita mengatakan bahwa melihat kucing hitam akan membawa nasib buruk. Kasihan sekali kucingnya! Belum ada bukti-bukti mengenai klaim seperti ini. Seorang wanita mengalami berbagai gejala saat menopause, danĀ  tidak ada aturan umum untuk masalah berat badan. Sebagian wanita mungkin bertambah berat badannya, sebagian wanita yang lain mungkin berkurang berat badannya, dan sebagian lainnya sama sekali tidak mengalami perubahan berat badan.

Menopause dapat membuat wanita mengalami gangguan mental dan kehilangan ingatan.

Jika Anda menganggap suasana hati yang berubah-ubah akibat menopause adalah gangguan mental/kegilaan, maka tentu saja sesuai dengan mitos ini. Bagaimanapun, semua orang otaknya berkurang jauh pada usia 30. Meskipun demikian, tidak berarti kita semua akan mengalami gangguan mental saat itu, tapi ini juga tidak membebaskan kaum pria dari penurunan kognitif juga.

Gejala menopause berlangsung selamanya.

Menopause adalah sesuatu yang terjadi selamanya. Tetapi gejala-gejalanya tidak berakhir bersama dengan menopause yang sesungguhnya. Lamanya waktu bagi seorang wanita mengalami gejala-gejala menopause sama bervariasinya dengan jenis-jenis gejala yang dialami setiap wanita. Beberapa wanita menyatakan mengalami gejalanya hanya dalam beberapa bulan, meskipun para ahli mengatakan bahwa gejalanya dapat bertahan hingga 6-13 tahun.

Menerima menopause adalah seperti hidup bersama dengan kenyataan bahwa semua perempuan akan mengalami haid. Berurusan dengan sindrom pra-menstruasi dan ketidaknyamanan lainnya mungkin tidaklah mudah, namun kita terhibur untuk mengetahui bahwa hal ini tidak terjadi pada beberapa orang yang terpilih. Apa yang Anda alami mungkin sedang dialami oleh jutaan orang lain di seluruh dunia. Menopause mungkin lebih sulit untuk ditangani karena tidak seperti menstruasi yang memberi sinyal pubertas, menopause memberi sinyal penuaan. Tapi semua wanita akan melaluinya juga. Jadi, bersantailah dan mari menua dengan sukacita!