Efek Negatif Perilaku Anak pada Prozak

Efek Negatif Perilaku Anak pada ProzakDepresi tidak terbatas pada usia tertentu, ras atau jenis kelamin. Bahkan diantara anak-anak kecil sekalipun, masalah ini dapat muncul dan akan mengganggu dengan perilaku dan aktifitas normal atau perilaku yang biasa terjadi. Anak-anak yang menderita depresi diobati dengan

konseling, pengobatan dan perilaku yang telah dimodifikasi. Depresi yang terjadi pada orang dewasa merupakan episode utama ketika penyakit ini mengganggu pada saat aktifitas normal pada anak-anak.

Masalah depresi pada anak-anak dan remaja dapat dihubungkan dengan keturunan dan lebih sering mempengaruhi anak-anak yang keluarganya mempunyai sejarah depresi. Prozak ditentukan untuk pengobatan depresi dan telah digunakan pada orang dewasa dan anak-anak. Ini juga telah digunakan pada pengobatan gangguan obsesif-compulsif dan gangguan panik.

Prozak termasuk kelas obat-obatan yang disebut selektif serotonin yang menyerap inhibitor atau SSRI. Serotonin merupakan pesan kimia atau neurotransmitter yang mengendalikan keadaan pikiran. Biasanya hal ini akan diserap dengan cepat dan di absorb kembali setelah dilepaskan. Kelas pengobatan dari SSRI memperlambat proses penyerapan dan meninggalkan lebih banyak Serotonin yang terdapat di otak.

Efek negatif anak-anak pada prozak dapat terjadi secara beragam. Pada kenyataannya terdapat peringatan yang serius untuk kedua pengobatan secara profesional dan orang tua bahwa prozak berhubungan dengan pikiran dan perilaku bunuh diri pada anak-anak dan remaja. Efek samping perilaku anak-anak pada prozak juga termasuk efek samping ringan seperti mimpi dan pandangan yang tidak normal, ketidaksadaran, diare, demam, mulut kering, flu dan gejalanya, gas, susah tidur, gatal, kehilangan nafsu makan, gugp, ruam, sakit tenggorokan, menggigil, sakit perut, lemas, dan menguap.

Terjadi reaksi berlebihan dengan prozak ketika digunakan pada kombinasi dengan pengobatan anti depresi yang lain seperti inhibitor MAO dan ketika prozak tidak dilanjutkan kemudian inhibitor MAo dimulai. Ketika Anda tidak melanjutkan mengonsumsi prozak maka Anda harus menunggu setidaknya 5 minggu sebelum mulai mengonsumsi inhibitor MAO.

Untuk membantu mengurangi efek samping dari pengobatan dan mengurangi efek samping dari perilaku anak-anak pada prozak, Anda harus melakukan pengobatan seperti yang telah ditentukan. Biasanya prozak dikonsumsi sekali atau dua kali sehari dan sebaiknya dikonsumsi secara teratur. Obat ini bisa dikonsumsi 4 minggu sebelum Anda merasakan nyaman karena pelepasan depresi tetapi efek-efek tersebut dapat bertahan hingga 9 bulan setelah 3 bulan pengobatan.

Walaupun efek samping perilaku anak-anak pada prozak bisa berbeda dari orang dewasa, terdapat beberapa hal yang bersifat sensitif yang bisa saja menyerupai kondisi yang terjadi pada orang dewasa. Jika anak Anda pernah mengonsumsi SSRI dan mempunyai reaksi alergi, maka sebaiknya Anda jangan mencoba mengonsumsi prozak. Jangan pernah mengonsumsi prozak ketika sedang mengonsumsi inhibitor MAO atau thiordidazine (Mellaril).

Pada penelitian klinik, efek samping perilaku anak pada prozak merupakan peningkatan risiko terhadap keinginan dan perilaku bunuh diri. Setiap orang menyadari penggunaan prozak pada anak dan remaja harus seimbang dengan resiko terhadap kebutuhan klinik. Sekarang ini prozak sudah disetujui oleh FDA sebagai pengobatan depresi utama pada anak usia 8 tahun atau lebih atau gangguan obsesive-compulsif pada anak usia 7 tahun ke atas.

Efek samping perilaku anak-anak pada prozak juga dapat termasuk kemajuan pada perilaku yang berhubungan dengan depresi utama yang muncul secara tiba-tiba seperti agitasi, kegelisahan, panik, hiperaktif yang ekstrim, keresahan atau keinginan untuk bunuh diri. Efek samping perilaku anak pada prozak yang terjadi secara tiba-tiba dapat terjadi pada awal atau akhir pengobatan atau ketika dosisnya dirubah.  

Efek samping perilaku anak-anak pada prozak dapat juga terjadi ketika tiba-tiba ditarik. Prozak SSRI yang lain sebaiknya dikurangi secara perlahan ketika Anda tidak mengonsumsinya kembali.

Prozak dan anti depresi SSRI yang lain merupakan pilihan untuk pengobatan depresi pada anak-anak. Tetapi, para orang tua dan dokter harus menimbang risiko dan manfaat yang diperoleh dari penggunaan SSRI untuk depresi yang meliputi risiko yang telah diketahui yaitu bunuh diri.