Tanda-Tanda Keguguraneguguran selama trimester pertama kehamilan relatif umum terjadi. Bahkan beberapa kasus keguguran terjadi ketika seorang wanita sedang menunggu datangnya haid dan tidak tahu bahwa dia hamil. Jika seorang wanita dapat mendengar detak jantung bayi dengan menggunakan Doppler, kemungkinan untuk mengalami keguguran akan turun 50% dan

kemudian saat memasuki mimggu ke 20 persentasenya akan turun sebesar 95%. Keguguran bisa terjadi di sekitar 10-15% dari seluruh kehamilan.

Para ahli percaya bahwa keguguran bisa disebabkan oleh beberapa hal. Diantaranya adalah ketidakseimbangan hormon, virus, faktor genetik pada bayi, faktor sistemik pada ibu (misalnya lupus), infeksi atau penyebab imunologi seperti diabetes.

Tanda-tanda keguguran akan tergantung pada berapa lama Anda telah hamil. Ada beberapa panduan yang bisa Anda ikuti. Satu aspek yang harus diperhatikan jika Anda mengalami keguguran adalah mengetahui tanda-tanda kehamilan. Ketika kadar hormon dalam tubuh naik, para wanita sering mengalami reaksi berupa payudara membengkak, perut kembung, sering kencing, mual, dan pusing. Apabila seorang wanita tidak mengalami satupun dari gejala di atas pada saat-saat awal kehamilan berarti tidak ada tanda-tanda adanya keguguran. Tetapi apabila gejala-gejala itu muncul dan kemudian hilang secara tiba-tiba, hal itu merupakan tanda keguguran.

Keguguran bisa terjadi jika seorang wanita memiliki satu atau dua tanda-tanda keguguran, seperti pendarahan dan kram. Jika Anda hamil 6 minggu, tanda-tanda awal keguguran seringkali berupa adanya pendarahan yang terlihat seperti ketika Anda sedang haid. Jika Anda berada di rumah, simpanlah apapun yang keluar yang bentuknya seperti tisu yang berwarna merah atau abu-abu. Masukkan ke dalam stoples dan letakkan di kulkas untuk dibawa ke dokter nanti.

Tanda-tanda keguguran pada trimester pertama, antara minggu ke 6 sampai minggu ke 12 adalah timbulnya rasa sakit, kram, dan pendarahan. Setelah 12 minggu, Anda mungkin akan mengalami rasa nyeri dan pendarahan yang rasanya seperti ketika Anda sedang menjalani persalinan.

Tanda-tanda keguguran seperti kram dan pendarahan atau munculnya bercak darah, dapat mengakibatkan keguguran lengkap atau keguguran tidak lengkap. Dalam keguguran lengkap, dokter berpendapat bahwa seluruh jaringan telah dikeluarkan dari tubuh pasien. Keguguran yang terjadi pada trimester pertama biasanya adalah keguguran lengkap, sedangkan keguguran yang terjadi pada trimester kedua lebih cenderung menjadi keguguran tidak lengkap dimana jaringan masih berada di dalam tubuh pasien dan memerlukan D & C (kuret) untuk mencegah infeksi.

Jika Anda yakin telah mengalami keguguran, Anda harus segera menghubungi dokter. Dengan USG, dokter akan mengetahui apakah Anda benar-benar keguguran atau tidak.

Dalam beberapa kasus ketika seorang wanita terancam keguguran, dokter mungkin dapat menentukan hal itu dari rendahnya kadar hormon yang abnormal. Dengan melakukan koreksi dan istirahat total, pasien masih mungkin untuk melahirkan bayi yang sehat. Meskipun keguguran tidak ada obatnya, peluang untuk melahirkan bayi yang sehat akan meningkat jika Anda segera menghubungi dokter ketika Anda merasakan gejala-gejala awal keguguran sehingga masih ada waktu untuk mendapatkan tindakan atau pengobatan yang diperlukan.

Comments (0)

There are no comments posted here yet

Leave your comments

  1. Posting comment as a guest. Sign up or login to your account.
Attachments (0 / 3)
Share Your Location