Perawatan Pra Melahirkan Pada Trimester PertamaPersiapan melahirkan dan perawatan pada trimester pertama sangatlah penting untuk kesehatan kehamilan. Dokter dan perawat adalah bagian dari tim yang bertujuan membantu Anda melahirkan seorang bayi yang sehat. Anda bisa memilih didampingi oleh dokter keluarga, dokter kandungan, maupun bidan untuk

mendapatkan perawatan pra melahirkan, yang merupakan kunci dalam proses pemantauan kesehatan Anda dan calon bayi.

Segera setelah Anda menduga bahwa Anda hamil, aturlah pertemuan dengan dokter untuk berkonsultasi. Anda akan memiliki banyak hal untuk didiskusikan dengan dokter. JIka Anda memilih dokter keluarga, mereka mungkin sudah memiliki beberapa informasi penting mengenai Anda. Namun jika Anda menggunakan jasa bidan, mereka masih akan menggali segala informasi mengenai Anda pada pertemuan pertama konsultasi.

Selama kunjungan konsultasi pra melahirkan pertama, dokter akan menggali informasi yang berkaitan dengan diri Anda, seperti riwayat medis, riwayat keluarga dan obat-obatan yang sedang Anda gunakan. Segala informasi tersebut akan membantu mereka merencanakan banyak hal selama masa kehamilan Anda dan mengevaluasi berbagai kondisi yang bisa terjadi dalam sembilan bulan ke depan. Mereka juga akan melakukan tes fisik untuk mengetahui berat badan, tinggi, dan tekanan darah awal Anda. Beberapa kondisi susulan selama masa kehamilan dapat mempengaruhi tekanan darah atau dapat meningkatkan berat badan Anda secara drastis. Ketika dokter menemukan kondisi Anda memburuk dari sebelumnya, mereka akan segera melakukan tindakan penanganan yang pas untuk Anda.

Perawatan pra melahirkan pada trimester pertama juga termasuk menentukan waktu melahirkan Anda. Hal ini akan memungkinkan dokter terus memantau perkembangan dan pertumbuhan bayi. Untuk memperkirakan tanggal, dokter biasanya menghitung 40 minggu ke depan sejak periode menstruasi terakhir Anda. Ini adalah periode menstruasi sebelum terjadi pembuahan. Masa kehamilan, atau total waktu yang dibutuhkan hingga bayi bertumbuh sempurna berkisar antara 38-40 minggu. Tanggal prediksi yang diberikan oleh dokter bisa berubah saat Anda memasuki masa trimester ketiga, dan bisa juga tergantung pada pertumbuhan bayi yang tampak. Setiap bayi memiliki periodenya sendiri, dan periode tersebut hanyalah merupakan perkiraan.

Selama kunjungan pertama Anda ke dokter pada trimester pertama, mereka biasanya akan melakukan pemeriksaan pelvic. Jika Anda belum pernah menjalani tes pap smear, mungkin Anda akan menjalani pertama kalinya di situ. Saat dokter memeriksa vagina dan cervix, mereka bisa langsung mengetahui periode dan tahap kehamilan Anda.

Dokter juga bisa meminta Anda melakukan tes darah untuk menentukan tipe darah Anda dan fakor Rh. Rh merupakan suatu protein spesifik pada permukaan sel darah merah. Calon ibu yang memiliki Rh negatif akan dipantau lebih serius demi kesehatan bayi. Tes darah yang dilakukan juga akan menunjukkan apakah Anda menderita atau kebal terhadap penyakit gondok, rubella, hepatitis B, cacar air, dan toksoplasmosis. Anda juga mungkin akan ditawarkan menjalani pemeriksaan HIV/AIDS.

Selama perawatan pra melahirkan pada trimester pertama, dokter juga akan menyarankan pola atau gaya hidup yang bisa berdampak positif bagi perkembangan bayi Anda. Gaya hidup tersebut misalnya yang berkaitan dengan aktivitas seksual, merokok, obat-obatan generik, membersihkan vagina (douching), olahraga, dan bepergian.

Selalu tanyakan pada dokter Anda untuk mendapatkan saran mengenai situasi-situasi tersebut. Selama masa kehamilan, aktivitas seksual Anda bisa dilakukan secara normal. Namun Anda harus menghindari saat-saat tertentu yang mungkin bisa membahayakan, baik bagi Anda maupun bayi. Bertanyalah pada dokter untuk informasi yang lebih lengkap.

Merokok adalah kegiatan yang harus dihentikan. Wanita merokok selama masa kehamilan bisa berakibat bayi lahir memiliki bobot kecil, memiliki kemungkinan besar mengalami keguguran, bayi lahir prematur, hingga kematian bayi.

Obat-obatan generik bisa berpotensi membahayakan bagi bayi. Terdapat banyak obat yang tampaknya aman namun ternyata berbahaya. Contohnya, memakai ibuprofen setelah minggu ke-28 dapat menyebabkan masalah sirkulasi darah pada bayi. Ada beberapa obat yang aman untuk batuk, sakit kepala, dan flu, namun Anda harus mengonsultasikannya pada dokter terlebih dahulu.

Membersihkan vagina (douching) harus dihindari selama masa kehamilan sebab dapat menyebabkan infeksi dan masuknya bakteri atau virus melalui cervix menuju rahim. Olahraga ringan cukup baik untuk ibu dan bayi. Bepergian selama masa kehamilan tidak menjadi masalah, namun terlalu lama duduk harus dihindari. Wanita hamil dianjurkan berjalan-jalan kecil tiap dua jam sekali, untuk meningkatkan sirkulasi darah di bagian kaki dan menghindari terjadinya penggumpalan darah.