ehamilan adalah periode percobaan bagi seorang wanita, terlebih lagi jika seorang wanita sedang mengharapkan kelahiran anak pertama. Dia harus memperhatikan pola makan, kebugaran, kesehatan, mendengarkan saran teman, keluarga dan dokter. Semua itu merupakan usaha untuk memastikan masa tersebut berjalan dengan lancar dan bebas masalah. Akan tetapi, masa kehamilan tidak selalu berjalan lancar dan

seseorang dapat kehilangan kehamilannya sebelum masanya. Kadang-kadang, hal ini terjadi begitu awal pada kehamilan sehingga si wanita tidak menyadari bahwa dia membawa janin yang telah meninggal di dalam kandugan mereka.

Ada beberapa penyebab kondisi ini terjadi seperti halnya diabetes, janin cacat, susunan genetika dan banyak hal lain. Setelah keguguran, wanita tersebut tidak perlu melalui penderitaan mental dengan menyalahkan diri sendiri. Dalam beberapa kasus, hal tersebut tidak dapat dihindari, meskipun ada jenis pengobatan medis untuk mencegah hal itu terjadi. Hal yang paling penting pada masa ini adalah dikelilingi dengan teman-teman dan anggota keluarga yang peduli. Wanita tersebut mungkin berada dalam keadaan shock dan merasa tertekan. Namun perlu dicatat bahwa bersama dengan orang-orang yang penuh kasih dan simpatik akan meringankan rasa kehilangan tersebut.

Wanita tersebut juga perlu untuk menjauhkan benda-benda milik  bayi yang tergeletak di dalam rumah. Dalam kasus yang ekstrim, beberapa wanita mengambil sepatu boot dan syal dan mereka akan memeluk benda-benda tersebut selama beberapa hari untuk mengatasi rasa kehilangan mereka. Hal ini dapat meningkatkan depresi mental dan akan memicu terjadinya halusinasi di mana wanita tersebut akan melihat seorang bayi di dalam tempat tidur bayi. Keputusan yang baik adalah dengan menyimpan benda-benda tersebut, memberikan pada orang lain, atau mengembalikannya ke toko. Jika situasi emosionalnya memburuk, wanita tersebut dapat bergabung dalam suatu grup yang mendukung. Hal ini akan membantunya untuk melihat bahwa dia bukanlah satu-satunya dan bahwa dia perlu melanjutkan hidup setelah terjadinya keguguran.

Merupakan hal yang penting bagi wanita tersebut untuk membicarakan perasaan dan kekhawatirannya. Hal ini dapat dilakukan terhadap partner yang bisa dipercaya. Dalam banyak kasus, pasangan akan mengatasi kehilangan ini bersama, namun mungkin juga ada pasangan yang mempunyai kekhawatiran lain setelah keguguran. Jika partner tidak mendukung  atau malah menyalahkan pihak wanita, hal ini akan meningkatkan kekacauan di pihak wanita. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut bersama sebagai pasangan adalah dengan menandai hari terjadinya keguguran tersebut. Mereka juga dapat memberi janin tesebut nama untuk menghormati janin sebagaimana jika hal tersebut terjadi pada orang.

Proses penyembuhan ini dapat juga dilakukan dengan melakukan hobi yang akan menjaga pikiran tetap bekerja. Seharusnya tidak ada kekacauan. Wanita tersebut dapat juga mengecek website yang sesuai dengan situasi mereka dan menuliskan ceriteranya. Hal ini akan memulai penyembuhan dirinya dan juga merupakan suatu cara untuk menolong wanita lain yang mempunyai pengalaman yang sama. Dia juga perlu memastikan keperluan gizinya terpenuhi untuk mengatasi kehilangan darah yang telah dialaminya. Banyak sayuran hijau, buah-buahan, padi-padian harus dimasukkan dalam menu makannya. Ketika  seorang wanita merasa bahwa dia telah dapat mengatasi kehilangannya dengan baik, dia dapat mencoba untuk hamil lagi, dengan mendapat nasehat dokternya.