Tentang kesehatan

Apakah Produk Pembersih Alami Benar-benar Ramah Lingkungan?

Apakah Produk Pembersih Alami Benar-benar Ramah Lingkungan?pakah Anda merasa senang jika tahu bahwa di dalam rumah Anda, satu-satunya produk yang dipakai menjaga rumah tetap bersih dan berkilau adalah produk pembersih alami? Sebaiknya jangan terlalu cepat merasa senang. Studi yang dilakukan baru-baru ini menemukan bahwa produk pembersih alami yang paling populer ternyata mengandung bahan kimia yang tidak dicantumkan pada

label kemasan. Bahan kimia yang tidak tercantum itu, ternyata bahan yang mudah menguap, yang dengan cepat larut di udara, dan bahan-bahan itu diketahui sebagai penyebab kanker. Para produsen masih tidak memiliki masalah dengan memberi label 'bahan-alami' di kemasannya. Dan beberapa dari produk ini sering Anda gunakan menjaga kebersihan barang-barang pribadi.

Ada sebuah penelitian yang diterbitkan oleh University of Washington baru-baru ini. Penelitian tersebut menguji semua jenis produk pembersih yang diduga hijau (ramah lingkungan) dan alami karena sejumlah bahan kimia mudah menguap di dalamnya baru terlepas ketika sengaja dikeluarkan. Para ahli menemukan bahwa produk-produk ini mengeluarkan puluhan bahan kimia berbentuk uap air yang tidak tertera pada label kemasan, serta tidak memiliki hubungan dengan produk yang mengklaim diri produk hijau atau alami. Bagaimana di Amerika perusahaan dengan praktik label yang tidak memadai ini bisa lolos? Salah satu alasannya adalah bahwa hukum tidak mensyaratkan produsen produk pembersih alami untuk mencantumkan di daftar label, bahan kimia apa saja yang terkandung didalam wewangiannya. Wewangian ini harus bisa menguap di atmosfer dan melepaskan wangi. Dan hukum tidak mempermasalahkan jika produk-produk ini beracun. Lihatlah label pada setiap produk hijau yang Anda gunakan untuk membersihkan rumah, maka tidak mungkin Anda bisa tahu wewangian beracun dan bahan kimia mudah menguap apa saja yang terkandung di dalam.

Kabar baiknya, anggota parlemen sudah mulai mempertimbangkan undang-undang baru untuk menjembatani ini. Mereka menyebutnya Undang-Undang Label Produk Rumah Tangga (Household Product Labeling Act). Setelah disahkan, perusahaan yang membuat segala jenis produk konsumen harus mencantumkan semua bahan kimia yang mereka gunakan, baik beraroma atau tidak pada label produk. Namun undang-undang ini akan butuh waktu sedikit lama sampai benar-benar menjadi hukum. Apa yang harus Anda lakukan sampai saat itu? Satu hal yang dapat Anda lakukan adalah berhenti membeli produk-produk yang mengklaim diri sebagai produk hijau atau alami. Anda sudah tahu bahwa tidak ada produk semacam itu. Jadi mengapa harus membayar ekstra untuk produk ini dan yakin bahwa Anda telah menyelamatkan planet?

Mulai dari sekarang Anda harus menjaga diri dari kemungkinan penyakit kanker dan membuat produk pembersih sendiri di rumah. Carilah di internet, ada ratusan resep senyawa pembersih yang dapat dibuat di rumah dengan menggunakan cuka, baking soda, air jeruk nipis dan bahan-bahan lain yang betul-betul alami. Anda jadi akan tahu bahan apa saja yang ada di dalam produk ini, dan tahu bahwa Anda memakai produk berkualitas, dan Anda akan terlindungi dari pengaruh bahan kimia karsinogenik.