Tentang kesehatan

Sumber Energi Alternatif

Sumber Energi Alternatif cap=E]nergi alternatif seringkali disebut sebagai sumber energi selain sumber bahan bakar fosil konvensional, seperti minyak bumi, gas alam dan batu bara. Energi alternatif tidak umum digunakan dan biasanya ramah lingkungan dan merupakan energi yang

bisa diperbarui. Beberapa contoh sumber energi alternatif adalah matahari, angin, biomassa, gelombang dan energi pasang surut.

Masalah jumlah penduduk atau kekhawatiran mengenai semakin meningkatnya jumlah penduduk dibumi bukanlah satu-satunya sumber masalah. Orang-orang mengkonsumsi makanan, air bersih, kayu, mineral, dan energi setiap hari. Peningkatan konsumsi energi mengarah pada penipisan sumber energi konvensional serta peningkatan polusi.

Saat ini kita bergantung pada bahan bakar fosil dan energi yang tidak dapat diperbarui lainnya. Hal ini menyebabkan kerugian besar bagi lingkungan kita dan juga akan berpengaruh pada generasi mendatang. Sebagian besar penduduk saat ini bergantung pada sumber energi yang tidak dapat diperbarui, seperti minyak, gas alam, bahan bakar fosil dan batubara.

Bahan bakar fosil adalah sumber energi yang tidak dapat diperbarui, berarti sumber energi itu suatu saat akan habis. Dan juga, bahan bakar fosil menghasilkan gas karbondioksida (CO2) ketika dibakar. Karbondioksida dikenal sebagai gas rumah kaca karena memperangkap panas dari matahari dan mencegahnya keluar dari atmosfer bumi ke ruang angkasa. Jumlah gas rumah kaca di atmosfer meningkat. Hal ini menyebabkan peningkatan suhu bumi dan disebut sebagai pemanasan global (global warming).

Oleh karena itu, sumber energi alternatif dan dapat diperbarui merupakan suatu keharusan. Energi yang dapat diperbarui berasal dari sumber daya yang regeneratif atau beregenerasi setelah konsumsi. Untuk alasan ini, energi yang dapat diperbarui tidak menghasilkan banyak gas rumah kaca (tidak seperti bahan bakar fosil).

Ada beberapa negara yang memberikan insentif berupa insentif pajak dan subsidi kepada sektor swasta atau usaha pribadi untuk penggunaan energi yang dapat diperbarui. Saat ini, hanya 14 persen dari konsumsi energi dunia berasal dari sumber energi yang dapat diperbarui. Tapi terdapat potensi besar untuk penggunaan energi alternatif. Hal tersebut cukup besar untuk menutup beberapa kali lipat dari jumlah energi yang dikonsumsi saat ini.

Beberapa sumber energi yang dapat diperbarui atau juga disebut energi alternatif adalah sinar matahari, angin, hujan, pasang surut dan panas bumi. Energi angin berasal dari tenaga angin yang dihasilkan dari turbin angin. Energi angin adalah sumber energi yang tidak berpolusi dengan biaya perawatan yang rendah meskipun biaya awalnya tinggi.

Energi matahari berasal dari sinar matahari yang mencapai Bumi. Energi matahari dapat dikonversi menjadi panas dan listrik. Energi matahari dapat dikonversi menjadi termal atau energi yang dihasilkan dari panas. Hal ini dapat digunakan untuk memanaskan air dan memanaskan ruangan seperti di dalam rumah kaca, rumah dan bangunan lainnya.