Alasan Menggunakan Resep Rendah Karbohidrat dan Rendah Lemaki dalam masyarakat di mana kesadaran akan kesehatan selalu tinggi, resep rendah karbohidrat dan rendah lemak telah menjadi keasyikan dari koki paling profesional dan tidak profesional di seluruh dunia. Yang menarik, ada ribuan resep seperti itu dipublikasikan dengan platform yang berbeda.

Sebelum mengenalnya dan mengubah meja makan malam menjadi hidangan rendah karbohidrat dan lemak, kita harus

memahami apakah kegemaran untuk meminimalisir asupan karbohidrat dan lemak benar-benar beralasan.

Data statistik menunjukkan bahwa rata-rata makanan Amerika 50 persen terbuat dari karbohidrat. Diukur dari penyebaran luas restoran-restoran makanan siap saji dan kandungan lemak di dalam makanan yang mereka jual, maka bisa diduga oleh semua orang bahwa orang Amerika rata-rata juga mengkonsumsi lemak dalam jumlah cukup besar. Sementara kandungan karbohidrat dan lemak tidak berarti apa-apa jika sendiri, data statistik yang mengkhawatirkan dari para ahli diet menunjukkan bahwa inklusi keduanya di dalam menu diet dapat menimbulkan bahaya daripada manfaat baik.

Menurut pada ahli diet dan ahli kesehatan lainnya, obesitas menyebar pada tingkat yang bisa menyebabkan bencana kesehatan kepada negara Amerika di tahun-tahun mendatang. Sementara faktor-faktor gaya hidup lain berpengaruh terhadap ancaman obesitas, makanan adalah salah satu faktor yang memiliki pengaruh besar. Lebih khususnya, kandungan kadar lemak dan karbohidrat yang tinggi di dalam resep kontemporer berarti orang-orang Amerika modern mengkonsumsi kalori lebih banyak daripada yang mereka bakar. Kalori ekstra disimpan di dalam tubuh sebagai lemak ekstra, yang pada akhirnya menyebabkan obesitas. Mengingat bahwa gaya hidup tidak banyak bergerak yang dilakukan sebagian besar orang, para ahli diet percaya bahwa resep rendah karbohidrat dan lemak dapat menjadi solusi untuk permasalahan obesitas.

Resep rendah karbohidrat dan lemak ditandai dengan asupan protein dan vitamin yang lebih tinggi, sementara membatasi karbohidrat dan lemak seminimal mungkin. Secara khusus, ada perbedaan antara diet rendah karbohidrat dan lemak dengan diet rendah karbohidrat. Yang terakhir ini menggantikan karbohidrat dicerna dengan protein, makanan yang kaya vitamin dan lemak. Yang pertama menegaskan bahwa kandungan kadar lemak tinggi harus dihindari dalam sebagian besar makanan. Karena tidak baik untuk sepenuhnya menghapus lemak dari makanan, sebagian besar resep rendah karbohidrat dan lemak mengandung sedikit bagian lemak, khususnya untuk menyediakan sampai 30 persen kalori di dalam makanan apa pun.

Bagi kebanyakan ahli diet, rahasia pengurangan lemak di dalam makanan terletak pada membedakan antara lemak baik dan lemak jahat. Lemak jahat dikenali sebagai lemak trans yang meningkatkan kolesterol jahat di dalam tubuh sehingga meningkatkan risiko orang untuk mengembangkan penyakit jantung koroner. Contoh diet yang terbuat dari resep rendah karbohidrat dan rendah lemak termasuk antara lain; diet abs, diet 'pengurangan lemak bagi idiot' dan diet 'Karl Lagerfeld'. Untuk memastikan bahwa makanan yang dimasak hanya mengandung lemak baik. Para ahli kesehatan menganjurkan tidak menggunakan margarin, mentega, dressing berbahan dasar minyak, dan mayones. Sebagai gantinya, dapur harus dipenuhi dengan minyak safflower, minyak zaitun, minyak goreng tidak lengket dan minyak kanola di antara minyak-minyak yang sehat lainnya.