Depresi

Depresiepresi adalah suatu kondisi yang mempengaruhi otak dan banyak orang di dunia yang mengalaminya saat ini. Ketika bahan kimiawi otak menjadi tidak seimbang, terjadilah depresi dan ini adalah keadaan yang berpotensi bahaya yang harus disikapi dengan serius. Beberapa gejala umum depresi diantaranya adalah perasaan sedih, perubahan berat badan, tidur berlebihan,

kehilangan energi, pikiran untuk bunuh diri, merasa tidak berharga, kehilangan minat dalam kegiatan yang menyenangkan dan mudah tersinggung.

Depresi memiliki banyak wajah dan ini berarti penyebabnya juga bermacam-macam. Misalnya, orang dengan kondisi ini mungkin mempunyai riwayat keluarga dimana faktor genetika diwariskan turun temurun dari satu anggota keluarga ke anggota yang lain dari generasi ke generasi. Hal itu bisa menyebabkan terjadinya kondisi ini. Trauma dan stres adalah penyebab lain yang memungkinkan terjadinya depresi. Beberapa hal yang bisa menyebabkan depresi diantaranya seperti perpisahan yang menyakitkan dari orang yang memiliki hubungan dekat, tidak punya pekerjaan, masalah keuangan, kematian orang yang dicintai, pernikahan, atau bahkan karena melahirkan. Kepribadian pesimis adalah penyebab lain depresi dan ini terutama terjadi pada orang dengan harga diri rendah.

Orang dengan sikap negatif terhadap kehidupan mempunyai kemungkinan tinggi terkena depresi. Kondisi fisik yangĀ  meliputi kondisi medis seperti kanker, penyakit jantung dan HIV bisa menjadi penyebab terjadinya kondisi ini. Hal ini memperburuk situasi dan membuat kekebalan tubuh mereka menjadi rendah. Beberapa obat resep dokter juga bisa menjadi pemicu terjadinya kondisi ini. Gangguan psikologis juga menjadi penyebab terjadinya kondisi ini, seperti diantaranya skizofrenia, gangguan makan dan penyalahgunaan zat. Depresi adalah kondisi yan bisa disembuhkan dan orang harus menerima kenyataan dan mulai menjalani perawatan.

Penyembuhan depresi adalah proses yang mempengaruhi anggota keluarga, rekan kerja dan teman sekolah dan membuat keputusan untuk mencari pengobatan adalah tindakan terbaik yang harus di lakukan. Beberapa pengobatan yang digunakan untuk mengobati depresi diantaranya adalah antidepresan dan terapi yang berisi konseling oleh seorang profesional. Agar bisa mendapatkan pengobatan terbaik, seseorang harus berkonsultasi dengan dokter yang akan mendiagnosa depresi. Ini akan membantu dokter untuk memulai pengobatan yang tepat karena ada beberapa jenis pengobatan yang memerlukan metode pengobatan yang berbeda.

Depresi bisa terjadi pada orang-orang dari segala usia termasuk anak-anak, remaja dan pasien lanjut usia. Perawatan yang tersedia diantaranya psikoterapi, terapi obat dan terapi elektrokonvulsif. Obat-obatan yang diberikan selalu disusun berdasarkan obat pertama yang ditawarkan oleh kebanyakan dokter untuk kondisi ini. Obatan-obatan ini termasuk obat-obatan trisiklik seperti amitriptyline. Obat lain yang digunakan adalah inhibitor (zat pencegah pertumbuhan) Monoamine Oxidase dan inhibitor Serotonin selektif. Digunakan juga antidepresan seperti bupropion, tradozone dan maprotiline. Obat lain seperti antikonvulsan, obat anti kecemasan dan obat anti psikotik juga digunakan untuk mengobati depresi.

Terapi depresi seperti ETC, psikoterapi dan terapi ringan juga biasa digunakan. Pengobatan herbal juga digunakan untuk perawatan depresi dan lebih dianjurkan karena mempunyai sedikit efek samping. Yang termasuk didalamnya adalah ginkgo biloba, hyperforin, St. John wort dan 5HTP (Sudan Health Transformation Project ). Perawatan alami seperti olahraga juga dianjurkan untuk mengatasi efek dari depresi. Meditasi dan NRI clarocet juga bisa dipakai sebagai pengobatan alami untuk depresi. Pengobatan alternatif lain diantaranya adalah aromaterapi, faktor makanan dan vitamin. Semua itu membantu tubuh untuk memperoleh kembali harmoninya melalui perubahan gaya hidup.