Cina akan menarik lisensi susu demi keamanan

SHANGHAI, 28 Maret 2011 (AFP) - Lebih dari satu perlima para produsen susu di Cina akan kehilangan lisensi mereka setelah inspeksi yang ditujukan untuk mencegah berulangnya skandal besar tentang susu yang terkontaminasi pada tahun 2008, seperti yang dilaporkan media pemerintah negara tersebut pada hari Senin.



Pengawas keamanan produk Cina, Administrasi Umum Pengawasan Kualitas, Inspeksi dan Karantina (AQSIQ) telah memerintahkan semua perusahaan berlisensi untuk diperiksa dalam upaya memulihkan kepercayaan konsumen di dalam industri.

Sektor susu negara tersebut terguncang pada tahun 2008 ketika setidaknya 6 orang anak meninggal dan hampir 300.000 anak menderita masalah ginjal dan saluran kemih setelah mengkonsumsi produk susu yang dicampur bahan kimia melamin.

Sejak saat ini, beberapa kasus kontaminasi melamin yang berulang telah mempersulit pihak yang berwenang berupaya untuk mengembalikan reputasi industri tersebut.

"Para produsen susu yang gagal melewati inspeksi kualitas akan dipaksa untuk menutup usahanya," Li Yuanping, juru bicara AQSIQ yang dikutip saat berbicara pada Radio Internasional Cina.

Asosiasi Susu Cina di bawah Kementerian Pertanian, mengatakan bahwa 20 persen sekitar  800 perusahaan susu berlisensi kemungkinan akan dipaksa menutup bisnis mereka, seperti yang dilaporkan oleh China Daily.

Laporan tersebut menambahkan bahwa perusahaan mewakili hanya 10 persen dari pasaran. Sebagian besar yang terkena adalah perusahaan-perusahaan kecil yang tidak bisa mampu meningkatkan kualitas mereka untuk memenuhi standar keamanan yang lebih ketat, surat kabar tersebut mengutip para analis industri.

Badan pengawas keamanan memerintahkan para produsen susu pada bulan November untuk memperoleh peralatan yang dapat menguji 64 zat pengawet, termasuk melamin yang bisa membuat susu tampak lebih kaya protein namun juga bisa memnyebabkan kerusakan ginjal yang parah.

Skandal susu pada tahun 2008 memicu penarikan produk mengandung susu dari Cina secara global. Menyoroti kegelisahan para konsumen, media pemerintah negara tersebut melaporkan bahwa orang Cina daerah yang berlibur ke kota telah menyebabkan kelangkaan susu di Macau dan Hong Kong bulan lalu karena mereka menimbun produk susu yang mereka yakini lebih aman daripada yang ada di daerah mereka.



Sumber: Agence France-Presse - Terjemahan: DokterMu.com