Kelompok AS "peduli" terhadap Ancaman Klimatologi

WASHINGTON, 1 Juli 2011 (AFP) - Asosiasi besar AS berbasis bidang ilmu pada hari Rabu mengeluarkan suatu surat terbuka yang menyatakan kepeduliannya tentang pelecehan terhadap para ilmuwan klimatologi, dan juga mengatakan hal ini dapat membahayakan kemajuan secara ilmiah.

Surat tersebut dipublikasikan oleh Asosiasi Amerika untuk Kemajuan Ilmu Pengetahuan, setelah adanya insiden di Australia pada awal bulan ini dimana seorang peneliti universitas segera bergegas ke tempat yang aman setelah menerima ancaman kematian yang ditujukan kepada dirinya.

"Para ilmuwan semestinya tidak menjadi sasaran untuk penyelidikan penipuan atau pelecehan hanya untuk memberikan hasil ilmiah yang kontroversial," isi surat tersebut yang dibacakan oleh dewan AAAS, yang diumumkan melalui jurnal sains.

AAAS dengan penuh semangat menentang penyerangan terhadap para peneliti yang mempertanyakan integritas pribadi dan profesional mereka atau mengancam keselamatan mereka berdasarkan ketidakpuasan terhadap keputusan yang mereka buat secara ilmiah.

Suatu pertemuan pers bagi para wartawan yang menyertai surat dari dewan menyebutkan bahwa di Australia, "peneliti klimatoligi papan atas telah ditarget oleh kampanye surel yang tidak henti-hentinya yang telah mengakibatkan investigasi polisi karena adanya ancaman kematian.

Para peneliti AS juga telah ditarget oleh suatu kelompok aktivis yang dikenal sebagai Institusi Tradisi Amerika (ATI) yang ingin mencari catatan detil mengenai para peneliti klimatologi.

ATI "telah meminta Universitas Virginia untuk menyerahkan ribuan surel dan dokumen yang ditulis oleh Michael E. Mann, seorang mantan profesor di Universitas Virginia dan ilmuwan klimatologi termuka," rilis AAAS mengatakan.

"ATI juga telah menggugat NASA untuk mengungkap catatan mengenai kepatuhan ilmuwan klimatologi James Hansen kepada etika federal dan aturan pengungkapan."

Surat AAAS mencatat bahwa kemajuan ilmiah tergantung pada "transparansi penuh" dan pembagian data, namun mengatakan permintaan data aktivis merupakan suatu "gangguan dan tidak membuat kontribusi membangun kepada wacana publik."

"Berbagi data riset merupakan hal yang sangat berbeda dan tidak masuk akal, kebebasan yang berlebihan dari permintaan Tindakan Informasi untuk informasi pribadi dan data yang bervolume, digunakan untuk menganggu dan mengintimidasi para peneliti," dewan mengatakan.

Universitas Nasional Australia (ANU) mengatakan pada awal bulan ini bahwa beberapa ilmuwannya menghadapi ancaman dengan cara diserang di jalan jika mereka tidak menghentikan riset mereka.

Wakil rektor ANU, Ian Young mengatakan bahwa surel dan panggilan telepon yang mengancam telah meningkat beberapa minggu ini ditengah debat publik sengit atas rencana PM Julia Gillard dalam memperkenalkan pajak bagi emisi karbon yang bertujuan mengurangi polusi.

Pada tahun 2009, banyak sekumpulan surel dari ilmuwan klimatologi yang di hack membeludak di Inggris.

Skeptis mengklaim bahwa surel yang berasal dari riset klimatologi Universitas of East Anglia menunjukkan para ilmuwan telah memanipulasi dan memaksakan data kunci untuk mendukung teori pemanasan global buatan manusia.

Pertanyaan dua panel independen dan penyelidikan perlementer dinyatakan kemudian bahwa para peneliti bebas dari ketidakjujuran dan kesalahan.




Sumber: Agence France-Presse - Terjemahan: DokterMu.com