Tentang kesehatan

Gejala Kecanduan Alkohol

Gejala Kecanduan Alkoholika Anda terlibat masalah dengan alkohol, Anda tidak dapat melihat diri Anda secara langsung. Bahkan Anda dapat saja menolak anggapan tersebut walaupun kenyataannya berkata bahwa Anda bermasalah dengan hal itu. Ketika Anda melihat gejala-kejala kecanduan alkohol, Anda dapat saja menyangkal dan berpikir bahwa Anda tidak termasuk dalam kriteria gejala tersebut. Namun jika Anda benar-benar ingin jujur, mungkin saja Anda akan menemukan bahwa

sebenarnya Anda telah terlibat dalam masalah dengan alkohol. Berikut ini merupakan beberapa indikasi atau gejala, yang bila Anda merasa memilikinya maka Anda memang merupakan pecandu.

1. Apakah Anda menjauhi aktivitas sosial karena alkohol?

Salah satu gejala penyalahgunaan alkohol ialah Anda tidak muncul pada kegiatan sosial dan bahkan pada pekerjaan Anda karena Anda memilih untuk minum-minum.

2. Pernahkan Anda menempatkan diri Anda dan orang lain dalam bahaya?

Jika ya dan itu terjadi berulangkali maka Anda berada dalam masalah serius.

3. Dapatkah Anda keluar dan hanya minum satu atau dua gelas saja?

Jika Anda bermaksud demikian namun pulang dalam keadaan sangat mabuk dan bahkan tidak mengingat apa yang terjadi malam tersebut, maka Anda dipastikan bermasalah. Ketika Anda menyadari bahwa sekali minum dan Anda tidak bisa menghentikannya serta tanpa tahu kapan harus berhenti, maka ini merupakan tanda-tanda kecanduan.

4. Apakah Anda pernah merasa malu dan bersalah akan kebiasaan minum Anda?

Mungkin Anda tidak mengakui jika memiliki masalah, namun dalam diri sebenarnya Anda merasa malu dan mencoba menyembunyikannya. Anda seharusnya berani mengakui bahwa Anda memiliki masalah dengan alkohol.

5. Apakah kegiatan minum-minum Anda mempengaruhi aspek kehidupan Anda yang lain?

Setiap hari Anda memutuskan apa yang penting dalam hidup. Jika sikap dan tingkah laku Anda bersifat merusak dan merugikan Anda dan orang lain tanpa sadar, maka secara tidak langsung Anda telah menganggap bahwa alkohol lebih penting daripada siapapun yang telah tersakiti akibat sikap negatif Anda. Jika teman-teman dan keluarga Anda terpengaruh dengan sikap Anda yang buruk namun Anda terus melakukannya, maka Anda telah menempatkan alkohol sebagai sesuatu yang lebih berharga dibandingkan teman dan keluarga.

6. Apakah tubuh Anda membangun toleransi terhadap alkohol?

Apakah Anda membutuhkan minum lebih banyak untuk mendapatkan keadaan mabuk yang sama, yang Anda alami sebelumnya hanya dengan beberapa gelas saja? Ketika Anda berada pada tahap awal minum minuman beralkohol, hanya butuh beberapa gelas saja untuk mabuk.

Namun seiring dengan rutinnya hal tersebut dilakukan, tubuh akan membangun toleransi terhadapnya. Hal itu membuat Anda membutuhkan lebih banyak gelas lagi daripada sebelum-sebelumnya untuk mencapai kondisi mabuk yang sama. Kemudian tubuh akan menderita lebih dan lebih lagi sebagai akibat dari efek negatif alkohol. Anda akan segera mengalami masalah lainnya dengan mental, fisik, dan lingkungan sosial Anda.

7. Pernahkah Anda menyakiti seseorang setelah minum alkohol?

Ketika Anda minum terlalu banyak, Anda dapat menjadi tak terkendali dan membuat diri Anda serta orang lain berada dalam bahaya. Jika Anda menyakiti seseorang secara fisik saat sedang mabuk, silakan pikirkan konsekuensi yang akan dialaminya. Bagaimana jika Anda sampai melukainya parah bahkan hingga membunuhnya? Atau bagaimana jika Anda menyakiti seseorang secara mental, walaupun efek yang dihasilkan tidak sama dengan menyakitinya secara fisik? Hal tersebut tetap dapat berdampak sangat buruk.

Jika Anda bermasalah dengan alkohol maka inilah saatnya untuk berhenti membohongi diri sendiri. Berhentilah menolak anggapan bahwa Anda memiliki masalah dan hadapilah kenyataan. Lihatlah gejala-gejala kecanduan alkohol di atas. Jika Anda memilikinya, inilah saat yang tepat untuk mencari pertolongan untuk perawatan.

Olahraga dan kesehatan