Alkohol dan Hipoglikemia

Alkohol & hypoglycemiaApa hubungan antara alkohol dan hypoglycemia? Alkohol dapat menjadi penyebab hypoglycemia. Alkohol mempunyai perilaku seperti materi yang memproses karbohidrat setelah Anda mengonsumsinya. Materi tersebut merubah gula sederhana kemudian tubuh Anda menetralkannya dengan insulin. Insulin bertahan lebih lama pada tubuh Anda daripada gula sehingga Anda bisa terkena

gula darah rendah.

Jumlah dan tingkatan untuk gula darah yang normal adalah dari 70 mg/dl sampai 110 mg/dl. Jika gula darah Anda dibawah 70 mg/dl, Anda akan terkena gula darah rendah. Tidak perlu terlalu diperhatikan jika hal ini hanya terjadi sekali atau dua kali karena setiap orang bisa mempunyai gula darah rendah pada suatu waktu tergantung pada apa yang mereka makan. Perhatikan dengan serius apabila hal ini terjadi setiap hari pada waktu yang lama.

Apabila Anda mengalami gula darah rendah setiap hari pada waktu yang lama maka pergilah ke dokter dan berkonsultasilah. Dokter mungkin akan meminta Anda untuk mulai membuat buku catatan tentang makanan Anda, sehingga dokter bisa tahu dimana bagian yang menyebabkan masalah Anda. Dokter juga ingin tahu tentang konsumsi Anda akan alkohol dan hypoglycemia yang terjadi atau tidak terjadi akibat aktivitas minuman beralkohol Anda.

Gejalanya bervariasi dan Anda mungkin tidak mengalami semuanya pada waktu yang sama. Hypoglycemia ringan sampai sedang dapat menyebabkan mual, gugup, menggigil, kulit basah, berkeringat, kelaparan, denyut jantung cepat, lekas marah, kecemasan, kebingungan, pandangan kabur, tidak seimbang, dan memiliki kesulitan berjalan. Hypoglycemia berat dapat mengakibatkan kehilangan kesadaran, kejang, koma, dan bahkan kematian.

Berdasarkan gejala-gejala dan keparahan tersebut, Anda dapat meyakini bahwa hypoglycemia bukanlah masalah ringan dan harus diatasi dengan sangat serius. Alkohol mungkin memberikan Anda apa yang disebut sebagai gula tinggi untuk sementara waktu, tetapi jika Anda minum banyak dan lebih suka tidak mengonsumsi makanan, maka Anda akan memiliki gula darah rendah di beberapa bagian tubuh, pada kemudian hari. Saya tahu bahwa ketika Anda memiliki kecanduan atau hanya sebuah kebiasaan buruk, kebiasaan ini akan sulit untuk dihentikan. Tapi, jika Anda ingin memiliki kehidupan normal dan tidak perlu khawatir tentang hypoglycemia, maka berhentilah minum alkohol. Jika Anda perlu bantuan untuk berhenti, ada tempat-tempat tertentu yang dapat membantu Anda.

Jika Anda tidak bisa berhenti dan ingin minum, maka pastikan makan beberapa makanan yang rendah karbo dan tinggi akan protein. Protein akan membantu menjaga tingkat gula darah. Menjauhlah dari makanan yang digoreng, makanan tersebut tinggi karbo. Makanan tinggi karbo hanya akan memperparah keadaan Anda.

Jika Anda telah mempunyai penyakit diabetes dan mengkonsumsi antidiabet sebagai pengobatan atau diharuskan menyuntikkan insulin setiap hari, maka alkohol tidaklah merupakan teman yang baik. Dokter Anda sebaiknya mengetahui jika Anda meminum alkohol. Beberapa pengobatan tidak dapat dilakukan jika Anda mengonsumsi alkohol. Jika Anda minum katakan pada dokter Anda, dia mungkin akan membolehkan Anda untuk meminum beberapa gelas anggur atau bir. Anda tidak akan tahu jika Anda tidak menjelaskannya.

Cara lain untuk melawan efek dari alkohol dan hypoglycemia adalah mengganti minuman beralkohol Anda dengan air. Tetap lembab akan membantu tubuh Anda melepaskan diri dari alkohol lebih cepat, dan mungkin Anda tidak akan meminumnya lagi sehingga Anda akan terhindar dari gula darah rendah.