Tentang kesehatan

Tahukah Anda Efek Samping Pil Aspirin dan Ibuprofen telah Membutakan Ratusan Orang?Pernahkah Anda mendengar seseorang yang hampir mati karena efek samping pil ibuprofen? Atau mendengar ada seseorang yang sekarat di ruang gawat darurat  setelah secara teratur mengonsumsi ibuprofen untuk sakit kepala biasa. Ini dapat terjadi pada seseorang bahkan jika ia telah mengonsumsi satu dari ratusan obat bebas standar tanpa efek samping. Reaksi alergi bisa muncul pada satu hari dan dapat menyebabkan kematian.

Istilah ilmiah untuk sekumpulan efek samping pil ini terdengar menakutkan yaitu Sindrom Stevens-Johnson (SJS) , suatu kondisi dimana tubuh dengan

cara tak terduga berreaksi kepada obat biasa dengan cara peluruhan semua kulit dan bahkan lapisan di mata. Terkadang juga mempengaruhi organ internal. Sering kali, mengakibatkan seseorang kehilangan penglihatannya.

Para dokter tidak tahu mengapa sekumpulan efek samping pil ini tiba-tiba bisa muncul dalam tubuh seseorang. Mereka menemukan pasien datang dengan gejala-gejala ini setelah mengonsumsi jenis obat apa saja, seringkali hanya obat-obatan biasa seperti ibuprofen, aspirin dan penisilin yang ditemukan menjadi penyebabnya. Apakah Anda pernah membaca tulisan pada paket salah satu obat yang ada? Mereka memperingatkan alergi yang benar-benar parah bisa terjadi pada orang-orang tertentu tetapi tidak ada peringatan khusus untuk SJS. Hanya sedikit obat khusus seperti Lamictal yang menampilkan peringatan pada kotak hitam.

Tentu saja, mereka bisa mencetak semua peringatan yang diinginkan, tidak menjadi masalah, karena tidak ada yang benar-benar membacanya. Jadi apa yang Anda lakukan jika Anda kebetulan adalah satu diantara 100.000 orang lainnya yang berreaksi terhadap obat biasa dengan cara ini? Sangat penting bahwa Anda mengenali bahwa gejala Anda sesuai dengan profil SJS untuk kemudian Anda berhenti mengonsumsi semua pil yang telah diambil.

Masalahnya adalah sindrom ini termasuk ke dalam kategori tidak bisa dilaporkan. Tidak ada yang benar-benar tahu berapa banyak orang telah dilanda sindrom ini. Para dokter memperkirakan bahwa ada ribuan penderita di luar sana. Tidak ada tes yang bisa dilakukan untuk mengetahui jika Anda rentan. Namun, ternyata memiliki gen India Asia Selatan cenderung menyebabkan seseorang mengalami reaksi semacam ini.

Sejauh ini tidak ada obat untuk ini. Dokter hanya bisa menunggu tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri setelah pasien diminta untuk berhenti minum obat tersebut. Ini bisa menjadi saat yang  benar-benar menakutkan serta menyakitkan. Jika seseorang memiliki gejala aneh apa saja, seperti ruam dan mata gatal, ia harus menyadari bisa jadi itu adalah SJS, lalu hentikan semua pengobatan segera.