3 Langkah Mengatasi Alergi Kulit

Alergi kulit

ebuah pendekatan yang efektif untuk mengelola alergi kulit memiliki tiga komponen. Pertama Anda harus memahami kondisinya, kemudian Anda harus mengetahui apakah ada sesuatu yang memicu reaksi kulit Anda, dan ketiga Anda harus menjaga kulit Anda.

Banyak orang berpikir bahwa alergi hanya mempengaruhi sistem pernapasan atau

pencernaan, tetapi mereka juga dapat mempengaruhi organ terbesar Anda yaitu kulit.

Seperti pada alergi lain sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan dengan keberadaan zat tertentu dan menghasilkan bahan kimia yang menyebabkan peradangan. Lakukan riset dan bicaralah dengan dokter Anda. Anda dapat mengontrol kondisi kulit Anda dengan lebih yakin jika Anda memahami apa penyebabnya.

Komponen kedua dalam mengelola alergi kulit adalah mengidentifikasi kemudian menghilangkan alergen dan iritan yang menimbulkan siklus gatal. Ada lebih dari tiga ribu pemicu alergi kulit yang dikenal . Sebagian besar alami, tetapi banyak juga yang buatan manusia.

Pemicu buatan manusia yang paling umum adalah Latex, yang terbuat dari getah pohon karet Brasil. Protein alami yang ditambahkan dalam proses pembuatan Lateks dapat memicu reaksi alergi. Kebanyakan orang menyadari bahwa lateks mengakibatkan reaksi ketika memakai sarung tangan karet. Namun lateks juga ada dalam dot bayi, balon, penghapus pensil dan karet pada pakaian. Lateks juga dapat menjadi masalah bila partikelnya terbawa udara dan terhirup. Jika Anda mempunyai alergi Lateks cobalah untuk menghindari bahan tersebut dan apabila memungkinkan pakailah Vinyl atau plastik.

Nikel merupakan pemicu lain. Selain benda-benda logam yang jelas-jelas mengandung nikelĀ  seperti koin dan perhiasan, nikel juga terdapat dalam benda sehari-hari seperti gunting, lemari dan pegangan lemari kamar mandi dan dapur, dan ritsleting. Maskara, eye shadow dan pensil mata juga mengandung nikel. Para ahli memperkirakan bahwa jumlah orang yang menderita alergi nikel telah meningkat sekitar 40% dalam dekade terakhir. Hal ini dipercaya karena disebabkan meningkatnya popularitas tindik badan. Beberapa makanan juga memiliki kandungan nikel alami dan orang-orang yang menderita gejala berat mungkin perlu membatasi diet mereka di bawah pengawasan medis. Saat ini tidak ada cara untuk mengurangi pengaruh nikel terhadap orang yang memiliki alergi nikel. Menghindari pencetusnya merupakan strategi terbaik.

Komponen ketiga dari manajemen yang efektif adalah menjaga kulit Anda. Hal yang termudah untuk melakukannya adalah menjaga kuku Anda pendek untuk mengurangi luka yang disebabkan oleh garukan.

Menjaga kondisi kulit Anda berarti pertama melembabkan dan melembutkan kulit untuk memastikan tidak kering. Dokter mungkin akan merekomendasikan Anda menggunakan campuran kortikosteroid topikal untuk mengendalikan peradangan.

Bila Anda mandi, berendam dalam air hangat selama 20-30 menit. Jangan mandi air panas atau mandi di pancuran, karena panas akan meningkatkan kekeringan kulit dan gatal-gatal. Anda dapat menambahkan baking soda atau oatmeal ke bak mandi untuk efek menenangkan, meskipun tidak membantu melembabkan kulit.

Gunakan sabun lembut atau pembersih non-sabun dengan pH netral (pH7). Jika Anda ingin menambahkan minyak mandi lakukan setelah Anda masuk dalam air sehingga dapat menjaga kelembaban.

Jangan mandi busa karena dapat membentuk penghalang yang mencegah air mandi melembabkan kulit Anda.

Setelah mandi keringkan diri Anda dengan menepuk-nepuk kulit dengan handuk lembut. Ini membantu mempertahankan kelembaban. Segera setelah kulit Anda kering, oleskan lotion atau krim pelembab untuk membantu kulit mempertahankan kelembaban.

Untuk menjaga kulit Anda, juga perlu untuk menghindari situasi di mana Anda akan mengalami kontak fisik yang ekstrim, keringat berat, atau pakaian tebal. Ini mungkin berarti menghindari beberapa olahraga. Berenang dibolehkan jika Anda membilas kaporit dari kulit Anda segera setelah Anda meninggalkan kolam renang dan menggunakan pelembab setelah mengeringkan diri.

Ikuti tiga langkah ini dan Anda akan dapat mengontrol alergi kulit dan meminimalkan dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari Anda.