Bagaimana Menghentikan Kebiasaan Menggeretakkan Gigi

Bagaimana Menghentikan Kebiasaan Menggeretakkan Gigietika Anda tersenyum, hal pertama yang dilihat oleh orang lain adalah gigi Anda. Setelah semalaman menggeretakkan gigi Anda, mungkin gambaran yang ada tidak akan sesempurna apa yang Anda inginkan. Namun, ada beberapa cara untuk menghentikan kebiasaan menggeretakkan gigi dan juga menyimpan senyuman yang indah.

Menggeretakkan gigi merupakan kondisi yang tidak disengaja. Hal ini termasuk pengepalan gigi ketika malam hari dan juga menciptakan gesekan

ketika Anda menggerakkan gigi Anda maju dan mundur satu dengan yang lain. Kebanyakan orang bahkan tidak mengetahui apa yang mereka lakukan sampai mereka pada akhirnya tersadar. Selanjutnya, mereka seringkali merasakan sakit kepala, sakit rahang dan bahkan masalah dengan gigi mereka.

Menggeretakkan gigi dapat terjadi pada segala usia. Namun lebih sering terjadi pada anak-anak. Mereka bagaimanapun juga akan melakukan itu seiringan dengan bertumbuhnya gigi permanen.

Jika hal ini terjadi pada kebiasaan rutin, maka hal ini akan membawa gigi Anda menuju kerusakan, retak atau bahkan mematahkan gigi Anda. Tidak hanya akan berpengaruh terhadap penampilan Anda, namun juga terhadap cara Anda berbicara dan juga kesehatan dari gigi Anda. Berikut ini merupakan cara yang terbaik untuk dilakukan sebagai cara menghentikan menggeretakkan gigi sebelum kondisi yang lebih serius terjadi.

Solusi Untuk Bruksisme

Bruksisme merupakan kegiatan menggeretakkan gigi di dalam istilah medis. Jika Anda menyadari ketika Anda bangun tidur dengan sakit kepala atau masalah rahang, temuilah dokter gigi Anda. Mereka akan melakukan pengecekan komprehensif pada seluruh bagian mulut Anda untuk melihat apakah penyebab utama masalah Anda.

Jika mereka menemukan bahwa Anda menggeretakkan gigi Anda, mereka akan menawarkan beberapa cara untuk membantu Anda.

  • Mengurangi penggunaan beberapa simultan. Kafein merupakan sebuah simultan yang dapat menambah tingkat stres Anda, terutama pada jam tidur. Hindarilah mengonsumsi minuman berkafein dan bahkan coklat sebelum jam tidur Anda.
  • Mengurangi konsumsi alkohol. Mengonsumsi alkohol dipercaya sebagai salah satu penyebab bertambahnya kegiatan menggeretakkan gigi.
  • Hindari mengunyah benda-benda untuk mengurangi stres Anda. Beberapa orang mengunyah pensil atau ujung pena ketika mereka sedang berpikir. Mereka juga akan memiliki keinginan untuk mengunyah benda ketika mereka merasa cemas. Hal ini akan menyebabkan stres pada rahang dan juga akan membuat Anda dengan mudah menggeretakkan gigi Anda. Mengunyah permen karet juga bukan sebuah kebiasaan baik untuk dilakukan jika Anda mengalami masalah bruksisme.
  • Gunakan pelindung mulut di malam hari. Seorang dokter gigi dapat memberikan Anda pelindung mulut yang sesuai untuk membantu Anda menghentikan menggeretakkan gigi. Anda dapat menggunakan ini sebagai langkah terakhir jika kebiasaan menggeretakkan gigi Anda menjadi semakin parah.
  • Melatih rahang Anda. Ketika sedang bekerja, tempatkan lidah Anda diantara gigi Anda untuk merelaksasi rahang Anda.
  • Melatih teknik relaksasi untuk mengendalikan stres. Jika stres telah membawa Anda untuk menggeretakkan gigi, carilah cara lain untuk mengendalikan stres sehingga Anda dapat mengistirahatkan tidak hanya rahang Anda melainkan seluruh tubuh Anda.

Menggeretakkan gigi dapat membawa Anda kedalam permasalahan gigi yang serius jika tidak diobati. Gunakan tips diatas agar Anda dapat menghindarinya.