Mengenali Tension Headache

leherenurut International Headache Society (Badan Sakit Kepala Internasional) tension headache atau sakit kepala karena tegang adalah jenis sakit kepala yang paling banyak dialami orang. Tension headache adalah sakit kepala ringan yang dapat menjadi tak tertahankan hanya dalam beberapa jam saja. Sakit kepala ini akan membuat Anda bekerja secara tidak produktif. Tension headache dapat menyerang semua orang, akan tetapi lebih sering terjadi pada orang-orang yang berusia antara 20 hingga

50 tahun. Oleh karena itu, sangatlah penting bagi kita untuk mengenal apa yang dimaksud dengan tension headache sehingga kita bisa mengatasinya ketika kambuh.

Pada dasarnya, terdapat dua jenis tension headache yaitu kronis dan episodis. Perbedaan dari kedua jenis tension headache ini adalah durasi sakit kepala ketika kambuh. Apabila tension headache episodis kambuh, rasa sakit tidak akan berlangsung lebih dari 2 minggu dalam sebulan. Berbeda dengan tension headache episodis, sakit kepala tension kronis berlangsung lebih dari 15 hari dan bahkan bisa berlanjut hingga setengah tahun. Sakit kepala tension jenis inilah yang sungguh tak tertahankan. Pasien akan merasa sangat menderita oleh rasa sakit yang bertahan hingga 4 jam. Kami sarankan Anda mencari tahu lebih dalam mengenai tension headache dengan membaca artikel ini dan menghubungi dokter untuk mendapatkan diagnosa akurat dan perawatan yang sesuai.

Terdapat banyak penyebab yang dapat mengakibatkan sakit kepala tension. Berikut ini adalah penyebab-penyebab umum dari sakit kepala tension.

  • Stres
  • Kurang tidur
  • Berada dalam posisi yang tidak nyaman untuk waktu yang lama
  • Rasa lapar (kadar gula darah yang rendah)
  • Dehidrasi
  • Konsumsi kafein yang terhenti (bagi orang yang terbiasa mengonsumsi kafein)
  • Mata yang lelah

Dokter juga memperkirakan bahwa kontraksi otot wajah, leher dan kepala sebagai penyebab tension headache. Situasi yang mengundang stres dapat menyebabkan kontraksi berlebih pada otot. Terdapat juga teori yang menyatakan bahwa orang yang terlalu sensitif terhadap rasa sakit lebih rentan terkena sakit kepala tension. Dokter-dokter selalu mencari tahu sumber dari sakit kepala tension Anda. Apabila penyebabnya adalah rasa lapar atau kurang tidur, dokter akan menyuruh Anda beristirahat dan makan makanan bergizi. Apabila sakit kepala tension Anda disebabkan oleh stres, dokter akan menganjurkan terapi atau meditasi untuk membantu menangani stres. Ini berarti apabila Anda mengenal dan mengerti sakit kepala tension dengan baik, Anda pun akan bisa menanganinya dengan lebih baik.

Olahraga dan kesehatan