Racun dalam Bahan Tekstil

Racun dalam Bahan Tekstil cap=R]acun muncul dari berbagai macam sumber dalam kehidupan kita. Anda mungkin mendengar beberapa diantaranya di dalam berita  sekarang ini. Tidak hanya kita harus mengawasi makanan atau udara yang kita hirup dari bahan kimia yang tidak diinginkan, tapi juga di dalam pakaian yang kita kenakan.

Ya, yang kita sebut adalah pakaian. Kebanyakan orang tidak memperhatikan cara pembuatan pakaian mereka. Kita tidak memakannya, kita

hanya memakainya. Apa yang bisa membahayakan kita dari itu?

Perbedaan material serat yang digunakan untuk membuat pakaian tidak hanya datang dari sumber – sumber organik (alami). Kita semua pernah mendengar iklan tentang bagaimana bahan katun itu begitu lembut dan alami. Sayangnya, katun bukanlah bahan tekstil yang pas dikenakan sesuai bentuk tubuh Anda seperti sarung tangan ketika Anda mengendarai sepeda dalam perlombaan atau lari marathon. Bahan tersebut mungkin adalah spandeks.

Pernahkah Anda mengikuti tren pada pakaian? Pakaian dibuat untuk mengikuti pergerakan Anda tapi tidak menunjukkan tanda-tanda robek dan terpakai. Sebuah kasus dalam poin ini adalah kain anti kusut. Anda bisa duduk di dalam mobil Anda selama berjam-jam atau di meja kerja Anda dan bangun dengan celana Anda masih terlihat baru seperti ketika Anda mengambilnya dari gantungan lemari Anda.

Tapi, bagaimana sepasang celana yang kusut 20 tahun lalu tidak terlihat kusut sekarang? Proses kimia memungkinkan pakaian untuk melakukan sesuatu yang berbeda yang membuat kita terlihat bagus ketika mengenakannya. Kain yang ditarik, pakaian yang memungkinkan terjadinya sirkulasi udara dan seragam yang dapat digulung tanpa menimbulkan kusut semuanya memiliki perlakuan khusus.

Apa yang mungkin Anda tidak ketahui adalah bahan-bahan kimia bisa beracun bagi kesehatan Anda ketika Anda bersentuhan dengannya sepanjang waktu. Proses pembuatan pakaian untuk menyesuaikan dengan apa yang kita butuhkan kadang memerlukan penggunaan beberapa produk untuk pekerjaan berat seperti deterjen, asam, pelembut kain, pemutih, dan lain sebagainya. Bahan kimia industri ini tertahan di dalam pakaian yang diproduksinya.

Pada orang-orang yang sensitif dengan bahan kimia, keadaan tersebut akan semakin diperparah oleh pakaian Anda. Pernahkah Anda membayangkan mengapa Anda merasa gatal ketika Anda mengenakan beberapa pakaian atau merasa tidak enak tanpa alasan? Mungkin saja bahan kimia di dalam pakaian Anda mempangaruhi Anda.

Di bawah ini beberapa daftar pendek mengenai beragam jenis bahan yang mungkin bisa Anda hindari ;

  • Poliester
  • Rayon
  • Akrilik
  • Nilon
  • Asetat

Coba juga hindari pakaian yang mengatakan anti noda, anti kusut, tahan terhadap listrik statis atau menolak apapun. Hal ini menandai bahwa kain tersebut telah diperlakukan  lebih jauh oleh bahan kimia untuk menimbulkan fenomena ini. Sebagai gantinya, coba gunakan kain berbahan alami seperti :

  • Katun
  • Sutera
  • Wol
  • Rami
  • Linen

Beberapa diantaranya lebih mahal tapi seratnya lebih kuat dan tahan lama. Untuk mengatasi kusut, ambil setrika uap Anda dan gunakan panasnya untuk mengatasi kusut daripada menggunakan bahan kimia.

Apakah Anda sensitif terhadap bahan kimia atau peduli terhadap lingkungan? Terapkan sifat – sifat tersebut pada pakaian Anda juga.

Olahraga dan kesehatan