Bagaimana Fobia Mengganggu Kehidupan Orang

fobiaobia adalah ketakutan yang kurang bisa diterima akal yang bisa melekat pada kehidupan seseorang. Beberapa orang yang hidup dengan fobia mungkin tidak terlalu terpengaruhi olehnya sebagaimana yang dialami lainnya. Berikut adalah bagaimana fobia bisa mempengaruhi kehidupan seseorang.

Kita semua pernah mendengar tentang fobia liar seperti

takut dengan angka 13 atau takut susu atau mayat. Fobia jenis tersebut tidak sering mempengaruhi orang-orang sampai ke titik melumpuhkan karena tidak realistis. Anda bisa menjauhi mayat dan nomor 13 jika hati-hati. Anda masih bisa hidup dengan normal.

Namun terdapat juga fobia yang sangat merugikan. Fobia adalah bagian dari golongan gangguan mental yang termasuk kecemasan dan ketakutan. Perbedaan antara kecemasan dan fobia adalah bahwa kecemasan biasanya dikelilingi sebuah situasi atau peristiwa dan biasanya berkurang saat anda ditarik dari situasi tersebut. Menghindari sebuah situasi bisa membantu untuk menghentikan serangan cemas.

Ada tiga jenis fobia: sosial, spesifik dan agorafobia. Fobia sosial terjadi saat di sekitar orang lain dan situasi sosial. Hal ini mencakup seperti takut bicara di tempat umum atau di sebuah lingkungan yang ramai oleh orang. Hal ini bisa jadi sesuatu yang sulit diatur dalam kehidupan sehari-hari jika Anda harus naik subway ketika berangkat kerja atau sering bepergian dengan pesawat untuk keperluan pekerjaan. Anda tidak takut kepada orang, namun Anda takut akan situasinya.

Fobia spesifik berkaitan dengan objek atau situasi tertentu. Anda mungkin takut terhadap anjing. Ini bahkan bisa dipicu dengan melihat seekor anjing dan membayangkan apa yang mungkin mereka perbuat pada Anda. Jika Anda takut pada eskalator atau elevator, Anda mungkin akan punya masalah memasuki bangunan yang mengharuskan Anda naik beberapa tingkat ke atas. Terkadang tidak ada waktu jika harus menggunakan tangga.

Agorafobia adalah ketakutan terjebak di tempat umum. Beberapa penderita agorafobia menghindari tempat umum tertentu karena takut mengalami serangan di tempat tersebut. Dalam kasus yang parah mereka sama sekali tidak berani keluar rumah.

Setiap fobia mempunyai potensi untuk melemahkan Anda jika dalam suatu ketika berbenturan dengan pola hidup Anda. Tidak ada jawaban yang pasti kenapa terdapat orang yang mengalami fobia. Sebagian mungkin dikarenakan trauma atau luka yang terus berulang di otak seperti film buruk yang terus berulang.

Dalam beberapa kasus, walaupun pikiran rasional menolak rasa takut yang terjadi, namun tubuh menolak untuk menerimanya.

Pilihan pengobatan.

Pengobatan mungkin tidak diperlukan kecuali rasa takut telah mengganggu kehidupan sehari-hari. Dalam kasus yang lain, seorang ahli terapi akan mencoba beberapa tehnik relaksasi, terapi kelakuan, terapi alternatif, pengaturan stress dan pengaturan makan untuk menghadapi fobia spesifik yang dialami. Terapi, pengobatan seperti anti depresi mungkin akan diresepkan sebagai tambahan atau menggantikan bentuk pengobatan yang lain.

Fobia adalah ketakutan yang tidak realistis atau tidak masuk akal, namun mereka bisa melekat di kehidupan Anda sehingga seolah-olah anda tidak hidup sama sekali. Temukan fobia Anda dan cari pengobatan untuk mengambil alih kembali hidup Anda.