Obat-obatan Bebas untuk Penyakit Kudis

krim kulitudis adalah penyakit kulit yang amat menular, yang disebabkan oleh parasit kulit Sarcoptei scabiei. Infeksi ini dapat menular melalui sentuhan langsung atau melalui seprai, sarung bantal dan handuk. Setelah tertular, parasit akan terus bertelur di kulit yang akan bertumbuh menjadi

tungau setelah 21 hari. Semakin lama, parasit ini akan semakin dalam menggali kedalam kulit, sehingga terasa amat gatal.

Kudis juga termasuk penyakit menular seksual karena tingkat penularan yang tinggi di orang yang sering berganti pasangan. Kudis adalah salah satu infeksi kulit yang amat sulit diatasi karena dapat menyebabkan gatal yang bisa membuat Anda tidak dapat tidur.

Ada beberapa jenis obat kudis yang dijual bebas, krim dan lotion yang telah memperoleh ijin BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) . Beberapa  diantaranya juga dapat digunakan untuk  mengobati alergi. Ada juga obat kudis yang tidak boleh digunakan oleh bayi, anak balita, ibu hamil dan menyusui. Konsultasikan dengan dokter sebelum membeli obat untuk mengatasi kudis.

Umumnya pengobatan untuk penyakit kudis seperti krim Elimite, harus digunakan di kulit yang tertular selama minimal 8 jam. Setelah itu, kulit harus dicuci bersih dengan air. Krim ini hanya boleh digunakan dua kali dengan jeda satu minggu antara penggunaan. Kudis juga menyebabkan gatal, sehingga obat untuk menghilangkan gatal juga perlu diberikan. Umumnya, antihistamin dapat berguna untuk mengatasi gatal itu. Kadang steriod juga diberikan sebagai jalan terakhir karena gatal yang tidak tertahan.

 

Menggaruk kulit yang terinfeksi bisa menyebabkan penyakit lain serta dapat menghambat  proses penyembuhan. Luka dapat timbul karena menggaruk, dan harus dicegah sebisa mungkin. Dalam hal ini, dokter akan memberikan antibiotik agar infeksi bisa hilang dengan cepat. Oleh karena banyaknya jenis obat untuk infeksi ini, penyebaran infeksi kudis dapat dikontrol dengan ketat. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan obat bebas.

Olahraga dan kesehatan