Tentang kesehatan

Semua Tentang Obesitas

Semua Tentang Obesitasbesitas adalah suatu kondisi yang merujuk pada jumlah lemak yang berlebihan di dalam tubuh. Orang yang mengalami kegemukan tidak selalu berartiĀ  obesitas, karena mungkin mereka tidak memiliki lemak yang berlebihan dalam tubuh mereka. Obesitas disebabkan oleh kebiasaan makan yang tidak sehat, sehingga menyebabkan konsumsi kalori lebih banyak dibandingkan jumlah yang dapat dibakar oleh tubuh mereka. Faktor lain yang menyebabkan obesitas adalah

makan secara berlebihan, faktor genetis, kurang melakukan aktifitas, serta mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan lemak tinggi. Orang yang menderita obesitas memiliki risiko tinggi mengalami stroke, diabetes, arthritis, kanker, dan gangguan jantung.

Obesitas memiliki efek negatif lain, bahkan dapat membuat seseorang kehilangan kesempatan kerja. Orang yang menderita obesitas rentan terhadap banyak kelainan kesehatan seperti yang telah disebutkan di atas dan ini membuat mereka menjadi kurang dapat diandalkan bagi banyak perusahaan. Itulah sebabnya sebagian besar dari mereka kehilangan kesempatan kerja karena biaya kesehatan mereka akan menjadi terlalu mahal. Mereka juga merugikan kinerja perusahaan karena penderita obesitas akan sering tidak masuk akibat dari gangguan kesehatan mereka. Hal ini tentunya menurunkan produktivitas dan berdampak negatif terhadap keuntungan perusahaan. Selain itu obesitas juga sering menjadi bahan ejekan bagi masyarakat.

Untuk mengetahui apakah seseorang mengalami obesitas, penting untuk menjalani uji Body Mass Index (BMI) , yang akan memberikan informasi berat total. Untuk melakukannya, kita perlu kalikan berat badan dengan 705 kemudian dibagi dengan tinggi badan. Hasilnya kemudian dibagi dengan tinggi badan lagi. Ini akan memberikan anda hasil BMI. Penting untuk dicatat bahwa berat badan harus dalam pon dan tinggi harus dalam inci. Angka BMI normal selalu berada antara 18,5 dan 24,9. jika hasilnya antara 25,0 dan 29,9, orang tersebut dikatakan kelebihan berat badan. Jumlah BMI yang tidak normal adalah lebih besar dari 30 dan ini berarti bahwa orang tersebut menderita obesitas dan mereka harus berkonsultasi dengan ahli gizi. Jika BMI lebih besar dari 40, ini berarti bahwa orang tersebut mengalami obesitas yang lebih parah.

Seseorang yang menderita obesitas harus mencari saran pada ahli gizi jika mereka ingin mendapatkan perawatan untuk kondisi ini. Ahli gizi akan memberikan mereka program penurunan berat badan yang meliputi olahraga, diet sehat rendah lemak, perubahan gaya hidup, obat-obatan, dan dukungan sosial. Hal ini membantu penderita obesitas untuk menurunkan berat badan dan mendapatkan berat badan yang normal, serta pada saat yang sama menghindari kondisi buruk yang berhubungan dengan obesitas. Obat-obatan dapat digunakan dalam beberapa kasus obesitas meskipun efek sampingnya dapat merusak kesehatan. Obat-obatan ini diantaranya adalah obat penekan nafsu makan, viagra, sibutramine dan orlistat. Di lain pihak, operasi mungkin juga akan direkomendasikan dan ini akan melibatkan prosedur yang dikenal sebagai bypass lambung.

Sangatlah penting untuk menghindari obesitas, karena obesitas merupakan penyebab kematian nomer dua di dunia setelah merokok. Kondisi obesitas itu sendiri membawa banyak bahaya di dalamnya karena itu kita harus memastikan bahwa kita memiliki gaya hidup yang sehat. Hal yang baik tentang obesitas adalah bahwa hal itu dapat dicegah dan diobati dan hali ini membuat obesitas lebih mudah untuk ditangani. Stigmatisasi yang datang terhadap obesitas dapat merusak harga diri seseorang karena itulah sangat penting untuk memulai program penurunan berat badan secepat mungkin.