Jenis-Jenis Nyamuk

Nyamukda lebih dari 3.500 jenis nyamuk yang diketahui di dunia dan kebanyakan dari mereka diidentifikasikan pada area-area tertentu. Banyaknya jumlah mereka bukanlah apa-apa, tetapi akan menyebalkan ketika terdapat 40 spesies yang diketahui dapat menyebabkan Malaria dan

ratusan jenis nyamuk yang dapat membawa virus Nil Barat (West Nile Virus).

Ada 3 jenis utama nyamuk yang mendominasi di seluruh dunia. Mereka adalah Aedes Albopictus, Culex Pipiens, dan Anopheles Quadrimaculatus. Adedes Albopictus biasa dikenal dengan nyamuk harimau. Mereka biasanya ditemukan pada berbagai tempat di Asia dan membawa penyakit yang sangat berbahaya, serta banyak dari mereka juga terdapat di Amerika karena berbagai macam import dari Asia. Jenis nyamuk ini berbadan besar dan akan keluar untuk menghisap darah manusia selama siang hari.

Culex Pipiens berukuran sangat kecil dan merupakan nyamuk umum yang biasa kita lihat di dalam rumah atau di halaman. Mereka dianggap tidak terlalu berbahaya, namun pada beberapa tahun lalu ada penjangkitan virus Nil Barat yang dihubungkan dengan nyamuk ini. Tipe ini seringkali terlihat dalam grup kecil dan mereka keluar setelah matahari terbenam untuk mencari makan.

Nyamuk yang paling berbahaya adalah Anopheles Quadrimaculatus. Nyamuk ini diketahui dapat menyebarkan penyakit mematikan yaitu Malaria. Jenis ini berbadan besar dan mereka cenderung untuk keluar baik pada siang atau malam hari. Hanya nyamuk betina dari jenis ini yang diketahui membawa parasit penyebab Malaria.

Para peneliti terus mengawasi berbagai jenis nyamuk. Mereka ingin mengetahui siklus hidup, kebiasaan makanannya, serta jenis penyakit apa yang berhubungan dengannya. Mereka juga melanjutkan penelitian untuk menemukan cara yang efektif untuk mengendalikan jumlah nyamuk di luar sana. Anda akan menemukan insektisida umum tidak bekerja pada semua jenis nyamuk. Banyak jenis nyamuk yang kebal terhadap beberapa zat kimia tetapi akan bekerja dengan baik terhadap jenis nyamuk yang lain.