Tentang kesehatan

Hernia

CT-scan abdomenHernia merupakan penonjolan organ internal yang tidak normal melalui pembukaan abnormal di dalam dinding rongga tubuh. Kombinasi dari meningkatnya tekanan di dalam tubuh dengan kelemahan di dalam dinding rongga adalah kondisi yang menyebabkan terjadinya hernia. Dalam kondisi ini, organ internal atau bagian-bagian dari organ yang menonjol keluar membentuk pembengkakan yang akan meningkatkan ukuran jika Anda batuk dan

mengangkat beban berat, sambil mengeluarkan tinja dan urin. Dalam posisi berbaring, pembengkakan masuk ke dalam kecuali pada hernia yang terjepit dan tidak dapat diperkecil lagi.

Faktor penyebab

1.    Kelemahan pada dinding tubuh.

2.    Peningkatan tekanan di dalam tubuh.

Tempat hernia sering terjadi

Hernia dapat terjadi di bagian mana saja pada tubuh. Bagaimanapun juga, terdapat tempat dimana hernia sering muncul. Karena adanya tulang keras yang menutup dinding dada biasanya tidak terpengaruh. Hernia di bagian punggung bawah juga jarang terjadi karena adanya otot tulang belakang dan otot punggung serta ligamen dan lembaran yang keras. Tempat biasanya hernia terjadi adalah di bagian dinding perut. Dibandingkan dengan bagian-bagian lain, dinding perut termasuk lemah karena adanya beberapa rongga alami. Terdapat beberapa bagian dinding perut dimana otot perutnya lemah dan tipis, semua faktor tersebut membuka kesempatan terjadinya hernia. Beberapa tempat hernia sering terjadi:

1.   Hernia Inguinalis

Disini isi perut menonjol melalui saluran inguinalis (bagian dalam dinding perut bagian bawah tepat di atas ligamen. Dapat terlihat di kedua sisinya). Jenis ini biasanya terjadi pada laki-laki. Awalnya pembengkakan terjadi hanya ketika terjadi ketegangan dan kembali normal ketika berbaring. Lalu kemudian bagian usus besar dapat keluar dan susah untuk dikembalikan ke tempatnya lagi.

2.    Hernia Femoralis (tulang paha)

Hernia jenis ini lebih banyak terjadi pada wanita. Disini isi perut melewati saluran femoralis yang terlihat tepat berada di bawah persimpangan antara paha dengan dinding perut bawah (di dalam segitiga tulang paha). Isi perut turun ke bawah dan keluar melalui lubang saphena di paha dan membentuk pembengkakan di bawah kulit.

3.    Hernia Umbilical (Pusar)

Hal ini sering terjadi pada anak-anak. Pusar merupakan bagian terlemah di perut. Isi perut dapat menonjol seperti bohlam dan membengkak ketika si anak menangis dan buang air besar.

4.    Hernia Insisional

Hernia jenis ini terlihat terjadi di tempat bekas dioperasi. Dikarenakan oleh penjahitan yang tidak benar dan keracunan darah di tempat bekas dioperasi menjadikannya lemah dan menyebabkan hernia.

5.    Hernia Epigastrium

Disini herniasi terjadi di epigastrium dan merupakan jenis hernia yang langka.

6.    Hernia Lumbar (Pinggang)

Hernia disini muncul di daerah pinggang pada kedua sisi tulang belakang pinggang (di segitiga pinggang). Ini juga merupakan jenis yang langka.

7.    Hernia Obturator (Sumbat)

Ini merupakan jenis hernia yang juga langka. Disini isi perut melewati foramen sumbat di tulang panggul.

Komplikasi-komplikasi hernia

Penyempitan

Jika lubang hernial menyempit isi perut tidak dapat kembali dengan mudah dan akhirnya aliran darah ke jaringan hernia terblokir karena penyempitan yang terjadi. Hal ini dapat menyebabkan kematian usus yang menonjol.

Obstruksi usus:

Hal ini terjadi ketika seluruh bagian dari usus menonjol ke dalam kantung hernial. Lubang hernia yang menyempit akan menutup jalur usus.

Infeksi dan peritonitis:

Jika terdapat penjepitan dengan bagian usus yang mati akan terjadi penyebaran infeksi ke perut yang menyebabkan peritonitis.

Pengobatan hernia

Pengobatan awal:

Pada tingkat-tingkat awal hernia, langkah-langkah berikut ini mungkin dapat berguna.

Jenis khusus sabuk hernia tersedia untuk setiap jenis hernia. Sabuk ini akan mencegah tonjolan dan mengurangi rasa sakit.

Apabila langkah-langkah diatas tidak membantu maka harus berkonsultasi dengan dokter bedah umum untuk mengatur operasi bedah.

Pengobatan lewat operasi bedah

Operasi bedah di bawah ini dilakukan tergantung pada jenis dan sifat hernia.