Efek Samping Steroid

Steroid telah digunakan selama bertahun-tahun oleh atlet yang ingin meningkatkan performa mereka, steroid anabolik misalnya. Namun steroid ini ilegal karena efek sampingnya berbahaya bagi tubuh manusia.

Meskipun penggunaan steroid dilarang dan tidak dianjurkan, banyak orang masih menggunakannya. Mengapa? Mungkin salah satu alasannya adalah demi

hasil yang mereka dapat. Steroid Anabolik meniru efek steroid yang diproduksi tubuh manusia. Steroid terkuat yang ada di tubuh adalah testosteron. Tubuh menggunakan steroid untuk mengurangi stres dan mendorong pertumbuhan.

Tubuh manusia merupakan alat yang bisa disesuaikan dengan olahraga dan makan yang benar. Steroid dengan jumlah yang sesuai dilepaskan ketika tubuh memerlukannya. Menambah jumlah steroid dengan konsumsi pil atau suntikan akan memberikan beban yang terlalu berat bagi tubuh dan dapat memiliki efek lain bagi tubuh. Steroid jenis ini adalah senyawa sintetis yang menyerupai steroid alami.

Sayangnya kenyataan kecil ini tidak dipedulikan. Mereka yang menggunakan steroid akan melihat bahwa latihan dengan porsi yang sama akan memberikan hasil yang lebih. Dan mereka bisa berlatih lebih lama lagi untuk benar-benar mendapatkan "tubuh besar". Tapi, apa yang belum jelas adalah apa yang akan terjadi pada tubuh akibat penggunaan steroid.

Tanda-tanda Penggunaan Steroid

Salah satu tanda penggunaan steroid yang paling banyak disebutkan adalah masalah amarah. Peningkatan level testosteron mengakibatkan meningkatnya agresi pada pria dan wanita. Seiring waktu berjalan, Anda akan melihat perubahan suasana hati, paranoia dan delusi yang dapat menyebabkan perilaku yang tidak biasa.

Tanda-tanda lain dari penggunaan steroid termasuk peningkatan risiko kanker, stroke, serangan jantung, masalah pertumbuhan, mual dan muntah, masalah kencing, rambut rontok, depresi dan masalah tidur. Tanda-tanda ini mungkin terlihat di rumah. Semakin lama seseorang menggunakan steroid, mereka mungkin merasakan adanya peningkatan performa yang dihasilkan ketika berlatih.

Penggunaan steroid akan meningkatkan daya tahan. Daya tahan meningkat akan mengakibatkan terlalu banyak latihan. Terlalu banyak latihan akan mengakibatkan sakit sendi, tekanan darah tinggi, gemetar, cedera otot dan rangka. Semua ini menjadi faktor yang menyebabkan menurunnya performa sang atlet di lapangan, meskipun ia sedang menggunakan steroid.

Efek Samping Steroid Bagi Wanita

Steroid tidak hanya dikonsumsi pria. Beberapa atlet wanita juga menggunakan steroid untuk meningkatkan performa. Tubuh perempuan memang mengandung sebahagian testosteron, jumlahnya kecil tetapi ada.

Bagi wanita, penggunaan steroid berkepanjangan dapat mengakibatkan banyaknya karakteristik pria muncul pada tubuh. Hal berikut ini termasuk tetapi tidak terbatas pada : suara lebih berat, pertumbuhan rambut di daerah yang biasa ada pada pria (di dada, di wajah), perubahan siklus menstruasi dan hilangnya karakteristik perempuan (penyusutan payudara).

Efek Samping Steroid Bagi Pria

Kita tahu efek steroid bagi pria adalah agresi. Namun ada efek-efek samping lainnya. Mereka meliputi: penampakan karakteristik perempuan (peningkatan jaringan payudara), penyusutan testis, impotensi, kemandulan serta sakit ketika buang air kecil.

Steroid dapat bertahan di dalam tubuh mulai dari beberapa bulan sampai beberapa tahun. Steroid adalah zat adiktif yang mana seseorang rela mengkonsumsinya demi mendapatkan hasil.

Penggunaan steroid memiliki efek samping yang berbahaya, baik kepada mereka yang mengkonsumsinya maupun yang tidak.