Apakah Krim Pereda Rasa Nyeri Benar-Benar Bekerja?

Apakah Krim Pereda Rasa Nyeri Benar-Benar Bekerja?etika lutut Anda sakit, insting pertama Anda adalah menjangkau dan menggosok-gosok lutut Anda. Ada sesuatu tentang menggosok bagian tubuh Anda yang terasa sakit yang membuat Anda merasa lebih baik. Jika rasa sakit sedikit lebih serius menggosok tanpa menggunakan apapun mungkin terasa kurang, Anda mungkin akan berpikir untuk

mengambil salah satu pereda rasa sakit yang dapat memberikan efek hangat, salep, krim atau sejenisnya. Biasanya, yang langsung terpikirkan oleh Anda adalah salah satu pereda nyeri otot yang dijual di toko obat.

Hal ini tentu terlihat seperti hal yang benar untuk dilakukan, yaitu jika merasa sakit di tempat tertentu, maka Anda harus memakaikan sesuatu di tempat tersebut. Jika Anda adalah tipe orang yang perutnya tidak cocok dengan obat pereda rasa sakit seperti Advil atau Naprosyn, krim pereda nyeri otot yang hangat dapat menjadi alternatif yang sangat menggoda. Tapi apakah ada bukti nyata bahwa hal ini bekerja? Dan bahkan jika memang benar-benar bekerja, apakah semua merek utama memberikan efek yang sama? Untuk beberapa orang, krim mentol yang memberi mereka efek menenangkan di tempat dimana mereka oleskan sudah cukup baik. Dan tentu saja, ada efek plasebo dari hal tersebut yang perlu diwaspadai. Jadi krim atau salep manakah yang benar-benar efektif untuk mengobati nyeri pada tubuh?

Saat ini, krim Diclofenac adalah produk paling dicari di pasaran. Dulu ada alternatif lain yang lebih disukai. Tetapi FDA menarik Vioxx sekitar tujuh tahun yang lalu, dan Celebrex tidak banyak disukai oleh para dokter. Jika Anda kebetulan memiliki kondisi perut sensitif yang tidak tahan apabila mengonsumsi obat NSAID, krim pereda rasa sakit NSAID adalah yang paling tepat untuk Anda. NSAID telah melakukan banyak uji coba dengan krim ini, dan telah menemukan bahwa krim ini hanya menyalurkan sekitar 5% bahan kimia ke dalam darah Anda berbeda dengan penggunaan secara diminum.

Tentu saja, semua ini tidak berarti apa-apa bagi Anda jika tidak dapat meredakan rasa sakit Anda. Beberapa ahli percaya bahwa tidak ada obat yang digunakan dalam jumlah sedikit seperti itu sebenarnya bisa memberikan efek untuk Anda , karena krim, walaupun Anda menggunakannya secara tepat, tidak benar-benar masuk ke dalam kulit dan melakukan tindakan langsung. Untuk membantu Anda zat tersebut perlu masuk ke dalam aliran darah.

Capsaicin dan mentol yang bekerja dengan cara menciptakan pengalihan pada rasa sakit yang Anda rasakan. Krim tersebut memberikan Anda rasa yang mengagetkan atau rasa menenangkan sehingga Anda melupakan rasa sakit Anda, atau efek yang mengagetkan dapat membuat saraf otak Anda beralih fokus sehingga memberikan kelegaan untuk sementara waktu. Capsaicin misalnya, adalah senyawa kimia yang menimbulkan rasa panas. Produk seperti Sloan dan Zostrix adalah contoh populer dari produk yang bekerja dengan memberikan sensasi terbakar pada Anda. Satu-satunya masalah dalam menggunakan produk-produk seperti ini adalah capsaicin yang tidak benar-benar diserap dengan baik dalam kulit. Belum lagi, banyak orang yang tidak menyukai efek rasa terbakar yang diakibatkan oleh zat ini.

 

Yang banyak disukai orang adalah mentol. Jika capsaicin memberi efek rasa panas, mentol memberikan efek rasa dingin. Hal ini sebenarnya tidak melakukan apa-apa terhadap rasa sakit Anda, selain mengalihkan perhatian Anda dari rasa sakit.