Tentang kesehatan

Mencegah Penyakit Jantung Dengan Diet dan Olahraga

Mencegah Penyakit Jantung Dengan Diet dan OlahragaMencegah penyakit jantung dengan diet dan olahraga berarti lebih dari sekadar memakai kembali sepatu lari Anda dan mengubah konsumsi es krim ke sayuran. Dulu Anda mungkin seorang pelari atau pemain voli sebelum Anda menikah dan punya anak. Tetapi sekarang, dengan stres yang terus bertambah yang berasal

dari pekerjaan dan masalah dalam keluarga, Anda akhirnya kembali melakukan olahraga untuk mengatasi permasalahan yang Anda alami.

Sesuatu mungkin telah memicu keinginan Anda untuk berolahraga dan mencegah penyakit jantung. Hal itu bisa berupa artikel, seorang teman yang mengalami serangan jantung atau didiagnosis terkena penyakit yang kronis. Apapun alasannya, ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan sebelum Anda mulai berolahraga.

Langkah pertama, Anda harus melakukan pemeriksaan medis dan berkonsultasi dengan dokter. Hanya dokter yang dapat menentukan apakah Anda memiliki penyakit jantung atau penyumbatan arteri koroner yang dapat membunuh Anda dalam beberapa minggu awal Anda melakukan program olahraga yang berat. Dokter akan melakukan tes khusus untuk mencari penyumbatan arteri koroner. Tindakan tersebut tergantung pada riwayat dan masalah kesehatan Anda serta riwayat kesehatan keluarga Anda. Tindakan pencegahan ini mungkin dapat menyelamatkan hidup Anda.

Penyakit jantung bisa membunuh 950.000 warga Amerika setiap tahun, tetapi 2/3 dari angka tersebut sebenarnya dapat dicegah. Mencegah penyakit jantung dengan diet dan olahraga adalah langkah berikutnya agar Anda dapat lebih sehat. Gaya hidup yang dapat membuat jantung Anda sehat diantaranya adalah mengkonsumsi 8-10 porsi buah dan sayuran setiap hari, banyak minum air putih, membatasi konsumsi kafein dan alkohol serta berolahraga dari tingkat sedang sampai tingkat yang berat selama setidaknya 30 menit setiap hari.

Mencegah penyakit jantung dengan diet dan olahraga dimulai dengan perubahan pola makan. Ada beberapa perubahan yang dapat dilakukan dengan mudah dan cepat yang dapat membuat perbedaan besar dalam jangka panjang. Perubahan Pertama, beralihlah ke minyak zaitun. Anda dapat menggunakan minyak zaitun murni yang ringan jika Anda tidak menyukai rasa minyak zaitun yang berat. Minyak zaitun diperas dalam suhu dingin dan tidak menggunakan panas dalam proses pembuatannya. Hal itu membuat tubuh Anda memiliki cara yang berbeda dalam memproses minyak tersebut.

Selanjutnya masaklah makanan Anda dengan cara dipanggang atau dibakar bukan dengan cara ditumis atau digoreng. Menggoreng dan menumis akan menambah kandungan lemak dan minyak yang tidak diperlukan pada makanan dan dapat menyumbat arteri Anda. Jika Anda menyukai keju, pilihlah keju yang keras seperti parmesan atau Romano. Semakin keras keju semakin sedikit kandungan lemaknya. Velveeta dan keju yang lembut mempunyai kandungan lemak yang lebih tinggi dan dapat menambah risiko terkena penyakit jantung.

Yang paling penting adalah Anda harus konsisten dalam melakukan perubahan diet dan olahraga. Mengonsumsi makanan yang kaya buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh dan produk susu rendah lemak akan membantu melindungi jantung Anda. Ikan,  kacang-kacangan dan beberapa jenis protein rendah lemak lainnya juga dapat membantu mengurangi risiko terkena penyakit jantung.

Anda juga harus membatasi makanan-makanan yang banyak mengandung lemak jenuh, lemak tak jenuh ganda, tak jenuh tunggal dan lemak trans. Semua jenis lemak tersebut dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung dan meningkatkan kolesterol darah Anda. Sumber utama dari lemak-lemak tersebut adalah daging sapi, mentega, keju, susu, dan minyak kelapa, serta lemak yang terdapat dalam makanan gorengan dan makanan ringan dalam kemasan.

Mencegah penyakit jantung dengan diet dan olahraga juga berarti melakukan olahraga tingkat sedang sampai tingkat yang berat selama 30 menit dalam 5 hari setiap minggu. Anda tidak sedang berlatih untuk ikut olimpiade atau lomba triathlon, jadi yang Anda perlukan hanyalah melakukan olahraga selama 30 menit setiap hari agar Anda dapat meningkatkan denyut jantung dan memperdalam pernapasan Anda. Anda dapat menggunakan trampolin di dalam rumah, menggunakan bola latihan, berjalan cepat, jogging, lompat tali atau melakukan olahraga seperti basket, sepak bola, tenis atau bulu tangkis. Anda tidak harus melakukan hal yang sama setiap hari. Variasikan kegiatan Anda agar aktivitas yang Anda lakukan tetap menarik.

Sekali lagi, tujuannya bukanlah untuk berolahraga selama satu minggu dan kemudian berhenti, tetapi untuk membuat perubahan hidup yang akan meningkatkan kesempatan agar Anda dapat hidup lebih lama dan sehat. Hal ini berlaku pula pada perubahan pola makan. Mencegah penyakit jantung dengan diet dan olahraga adalah komitmen terhadap perubahan jangka panjang yang dapat mengurangi risiko dari penyakit jantung dan juga stroke.