Tentang kesehatan

Gejala-Gejala Penyakit Jantung

Gejala-Gejala Penyakit Jantungenyakit jantung selalu masuk dalam berita setidaknya sekali seminggu. Dokter membicarakan hal itu dengan siapa pun yang berusia di atas 35 tahun. Hal ini tentu menakutkan jika Anda tidak tahu tentang fakta-faktanya. Jadi apa saja gejala-gejala penyakit jantung?

Ada beberapa jenis penyakit jantung, sehingga gejala-gejalanya akan berbeda pada tiap-tiap jenis penyakit jantung. Beberapa diantaranya

adalah penyakit jantung koroner, serangan jantung, aritmia, fibrilasi atrium, penyakit katup jantung dan gagal jantung kongestif. Gejala-gejala penyakit jantung memang berbeda tergantung pada tingkat keparahan dan jenis penyakit jantung Anda. Anda dapat belajar untuk mengenali gejala dan situasi yang dapat menyebabkan penyakit jantung. Anda adalah orang pertama dalam melakukan pertahanan terhadap penyakit jantung. Dokter hanya dapat membantu Anda jika Anda memang mendatanginya!

Gejala penyakit jantung pada penyakit jantung koroner biasanya adalah angina. Angina terjadi karena jantung tidak menerima oksigen dalam jumlah yang cukup. Bayangkan saja jika Anda memiliki otot yang tidak mendapatkan oksigen yang cukup. Efisiensi kerja otot akan menurun. Bagi jantung, hal itu berarti Anda akan merasa sesak napas karena darah tidak dipompa dengan efisien melalui paru-paru. Anda juga akan merasakan nyeri di dada, bahu, lengan, leher, tenggorokan, rahang atau punggung.

Yang termasuk dalam gejala penyakit jantung dan penyakit arteri koroner diantaranya adalah jantung berdebar, denyut jantung yang cepat, lemah atau pusing, mual dan berkeringat. Ini adalah gejala yang bisa datang sebelum terjadi serangan jantung atau infarksi miokardial. Gejala penyakit jantung dan infarksi miokardial (serangan jantung) adalah gejala yang lebih intens yang terkait dengan penyakit arteri koroner seperti tekanan yang tidak nyaman atau perasaan berat di dada atau lengan, ketidaknyamanan yang menjalar ke punggung, rahang,  atau tenggorokan, perasaan kenyang, gannguan pencernaan atau tersedak, berkeringat, mual dan muntah, merasa lelah dan cemas yang ekstrim, atau detak jantung yang cepat dan tidak teratur.

Gejala-gejala serangan jantung tersebut dapat berlangsung sekitar 30 menit atau lebih dan tidak hilang meskipun Anda beristirahat. Kadang-kadang gejala-gejala tersebut terjadi dengan cepat dan menyakitkan dan di saat yang lain bisa dimulai dengan perasaan tidak nyaman yang ringan lalu berubah menjadi rasa nyeri yang parah. Gejala penyakit jantung tidak akan sama pada tiap-tiap orang. Bahkan, gejala dari sebuah serangan jantung dapat berbeda pada satu orang yang sama jika orang tersebut memiliki lebih dari satu kejadian serangan jantung.

Aritmia terjadi ketika stimulasi listrik dalam jantung Anda tidak stabil. Anda mungkin dapat mengalami jantung berdebar, dada seperti dipukul, merasa pusing atau kepala terasa ringan yang disebabkan karena jantung tidak efisien dalam memompa oksigen ke otak. Anda juga dapat mengalami sesak napas, pingsan, perasaan tidak nyaman di dada atau merasa letih.

Fibrilasi atrium juga merupakan gejala serangan jantung yang termasuk dalam jenis penyakit jantung aritmia. Kebanyakan orang yang mengalami fibrilasi atrium akan merasakan jantung berdebar, kekurangan energi, pusing, nyeri dada dan sesak napas.

Gejala-gejala gagal jantung kongestif juga termasuk dalam gejala penyakit jantung karena gejala-gejala tersebut merupakan bagian integral dari penyakit jantung. Gagal jantung kongestif dapat disebabkan karena jantung bekerja terlalu keras yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi atau jika pasien pernah mengalami serangan jantung sebelumnya. Gejala-gejalanya adalah sesak napas, batuk yang mengeluarkan lendir putih, berat badan bertambah 1 sampai 2 kilogram dalam satu hari yang berasal dari cairan, pergelangan kaki membengkak, kelelahan, dan rasa nyeri di dada.