Sabtu, Mei 19, 2012
RSS RSS
   
Text Size

Bradikardia, Detak Jantung Melemah.

Bradikardia, Detak Jantung Melemah.

Bradikardia adalah ketika detak jantung kurang dari enam puluh denyut per menit. Sebuah detak jantung yang sehat dan normal adalah antara enam puluh dan seratus denyut per menit. Glossary Link Bradikardia adalah kebalikan dari Tachycardia - kondisi di mana jantung berdetak terlalu cepat.

Pada beberapa orang, seperti atlet dan orang-orang yang sangat aktif, bradikardia dapat lebih rendah yaitu lima puluh denyut per menit. Hal ini normal apalagi untuk orang yang berolahraga, denyut jantung akan terus menjadi lebih kuat dan lebih efisien. Ini dikarenakan kontraksi jantung yang lemah diperlukan untuk memenuhi kebutuhan tubuh mereka.

Dalam kasus lain, bradikardia bisa menjadi bentuk lain dari arrhythmia jantung, kelainan denyut jantung. Bradikardia dapat menyebabkan pusing, lemas, kekurangan energi, atau Glossary Link pingsan.

Jika bradikardia disebabkan oleh suatu penyakit, akan ada gejala tambahan yang spesifik untuk penyakit tersebut. Misalnya, orang- orang yang bradikardia akibat hypothyroidism,mungkin juga dapat menderita Glossary Link sembelit, kram otot, berat badan bertambah, kulit sangat kering, rambut yang tipis dan kering, kepekaan yang tidak normal terhadap suhu dingin dan gejala lain yang berkaitan dengan rendahnya tingkat Glossary Link hormon tiroid. Berapa lama berlangsungnya bradikardia sangat tergantung pada penyebabnya.

Contoh, braikardia yang normal pada seorang atlet yang terlatih akan bertahan selama atlet tersebut mempertahankan tingkat latihan yang biasanya digunakan. Sebagai contoh lainnya adalah bradikardia terjadi sebagai efek samping pengobatan, hal tersebut biasanya hilang ketika obat yang memicu bradikardia sudah hilang. Misalnya setiap bradikardia yang disebabkan oleh hipothyroidism akan pergi dengan cepat setelah dilakukan pengobatan dengan Glossary Link hormon Glossary Link tiroid. Ada beberapa bentuk bradikardia akibat dari arrhythmias jantung yang dapat disembuhkan dengan alat pacu jantung permanen.

Ketika bradikardia terjadi karena efek samping obat, hal tersebut dapat dicegah dengan mengganti obat yang dipakai atau mengurangi dosisnya. Pada bayi prematur, bradikardia adalah juga sangat umum dan bayi akan membutuhkan perhatian medis yang konstan.

Tambah komentar


Security code
Refresh

Follow doktermucom on Twitter

Post terbaru forum

Komentar terkini

Login