Kegiatan untuk Orang Penderita Alzheimer

NeuronAlzheimer adalah salah satu penyakit yang ditakuti orang ketika didiagnosis menderita penyakit ini. Siapa yang bisa menyalahkan mereka ? Ini adalah salah satu penyakit yang paling melemahkan yang dikenal manusia dan dapat mempengaruhi tidak hanya satu daerah atau satu sistem tetapi semua.


Tentu saja, karena itu adalah penyakit progresif, efek pada berbagai sistem tubuh tidak terjadi pada satu waktu. Saat penyakit berkembang, efeknya menjadi melebar ke mana-mana. Penyakit Alzheimer mungkin adalah penyakit yang paling terkenal setelah Dementia, gangguan yang mempengaruhi mental.

Hal ini ditandai oleh hilangnya memori yang progresif dapat mengakibatkan tidak perhatian dan ketidakmampuan untuk fokus pada tugas, masalah dengan bahasa dan perubahan perilaku. Pasien dengan penyakit Alzheimer awalnya mungkin menemukan diri mereka kehilangan kata-kata atau tidak dapat mengingat beberapa potong dari kejadian-kejadian yang terjadi sehari sebelumnya. Tetapi di kemudian hari, mereka akan menemukan diri mereka mulai melupakan hal-hal penting seperti alamat, usia mereka dan kadang-kadang bahkan nama mereka.

Pasien yang menderita Alzheimer akan mulai lupa bagaimana melakukan hal-hal yang rutin seperti menggosok gigi, mandi atau menggunakan peralatan mereka. Beberapa dari mereka tidak dapat berbicara sama sekali karena mereka sering melupakan kata-kata yang akan di gunakan atau katakan. Beberapa dari mereka juga akan berperilaku berbeda, dibawa oleh rasa frustrasi karena tidak mampu melakukan hal-hal yang mereka kerjakan.

Sering kali, pasien di tahap berikutnya akan menjadi tanggungan, bertindak seperti anak-anak yang tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan diri mereka sendiri.

Meskipun ada obat yang dapat memperlambat perkembangan penyakit ini terutama jika ditemukan diagnosisnya sejak awal, namun tidak ada solusi untuk masalah tersebut. Apabila telah menyerang sistem, penyakit itu akan berada di sana untuk hidup dan tidak ada kesempatan untuk menghilang.

Seperti halnya obat-obatan, ada juga kegiatan yang menurut para ilmuwan dapat memperlambat perkembangan tersebut. Berikut adalah beberapa di antaranya :

Membaca

Sesuatu yang sederhana seperti membaca koran setiap hari dan menjaga pikiran Anda mendapatkan informasi berita terakhir merupakan sesuatu yang dapat mencegah penyakit tersebut menetap di situ dan membuatnya sebagai suatu alasan untuk menggunakan otak Anda. Jadilah pembaca yang analitis dan mengajukan pertanyaan dan tidak hanya menyerap teks dan kemudian melupakannya. Menjadi pembaca yang aktif dan membiarkan imajinasi Anda bebas memerintah, hal tersebut akan menjadi cara untuk melatih otak. Bahkan, penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang suka membaca memiliki kemungkinan yang kecil untuk didiagnosis dengan penyakit Alzheimer.

Menjawab teka-teki

Latihan mental lainnya untuk orang dengan penyakit Alzheimer untuk membantu memperlambat proses penyakit ini adalah dengan menjawab teka-teki semisal berburu kata, teka-teki silang dan bahkan Sudoku. Semakin banyak Anda menggunakan otak Anda, semakin baik prognosis Anda. Permainan menjawab kata-kata juga akan membantu Anda mempraktekkan kata-kata dan meningkatkan kosa kata Anda, sehingga kecil kemungkinan bagi Anda untuk melupakan kata-kata dan bahasa.

Menghadiri kelas

Menjadi tua tidak berarti bahwa Anda tidak bisa belajar. Pasien dengan penyakit Alzheimer harus berbuat sesuatu untuk mempelajari hal yang baru. Hal ini akan melatih otak mereka. Tugas kreatif seperti kesenian dan kerajinan adalah salah satu cara untuk memanfaatkan sumber daya otak tanpa membuat lelah mereka. Belajar hal yang baru juga membantu orang-orang penderita Alzheimer mengembalikan tujuan hidupnya yang telah hilang sejak mereka didiagnosis menderita penyakit tersebut.