Menjaga Kecukupan Bahan Bakar Dan Cairan Dalam Olahraga Endurance (Ketahanan)

olahraga ketahanan[dropcap color=red cap=Y]ang membuat seorang atlet triathlon tetap bertahan dalam aktivitas fisik yang panas dan dalam waktu yang lama adalah karena kebutuhan cairan dan bahan bakar dalam tubuh terpenuhi dengan baik. Dalam olahraga ketahanan (endurance) pemenuhan gizinya harus setara dengan[/dropcap]

tersedianya cukup cairan sepanjang waktu, terutama saat pertandingan. Jika Anda tidak memenuhi diri Anda dengan nutrisi yang tepat, prestasi Anda akan berantakan.

Olahraga yang memerlukan perhatian khusus untuk pemenuhan nutrisi ketahanan (sehingga bisa menaikkan performa saat pertandingan) adalah: lari, berenang, triathlon, bersepeda, dayung, bersepeda gunung, balap lintas alam, mendaki gunung, ski dan trekking (perjalanan lintas alam dengan berjalan kaki).

Katakanlah Anda telah mempersiapkan diri untuk melakukan olahraga ketahanan. Nutrisi yang Anda konsumsi menitikberatkan pada pemenuhan bahan bakar bakar yang cukup untuk melakukan aktivitas fisik yang banyak menguras tenaga. Anda mengkonsumsi makanan yang kaya protein agar otot Anda kuat, dan karbohidrat untuk memberikan cukup energi dan bahan bakar agar otot Anda dapat digunakan untuk berlari cepat, stabil, dan konsisten. Apa lagi yang bisa Anda lakukan agar dapat tampil lebih baik dalam olahraga ketahanan ?

Berikut ini ada beberapa tips yang diberikan oleh para atlet dan pelatih:

1. Mulailah hari dengan minum banyak air putih.

Atlet tidak makan selama pertandingan. Tapi mereka tetap minum air putih. Studi menunjukkan bahwa manusia bisa bertahan hidup satu bulan tanpa makan, tetapi akan mati tanpa air selama 3 hari sampai satu minggu. Itu menunjukkan  betapa pentingnya air untuk tubuh kita.

Banyak orang yang meninggal karena diare yang membuat mereka dehidrasi. Cairan merupakan komponen nutrisi yang penting bagi manusia, terutama untuk atlet yang terlibat dalam olahraga ketahanan. Jadi tips nutrisi olahraga ketahanan dari para atlet dan pelatih adalah: minum banyak air putih sebelum pertandingan.

Cairan adalah kunci untuk memenangkan kompetisi dalam olahraga ketahanan. Anda sudah membuat awal yang bagus apabila Anda banyak minum air putih sebelum pertandingan.

2. Penuhi kebutuhan cairan secara teratur selama pertandingan.

Anda harus sering minum selama pertandingan. Kebanyakan buku panduan untuk nutrisi olahraga ketahanan juga mengatakan hal yang sama. Atlet dalam olahraga ketahanan mengeluarkan sekitar dua liter keringat per jam terutama dalam cuaca panas dan lembab. Jadi, Anda harus minum setidaknya 120-240 ml air setiap 15-20 menit. Minuman olahraga juga dapat menggantikan air.

Ada beberapa tip yang mungkin tidak disebutkan dalam buku panduan tentang olahraga ketahanan, diantaranya adalah: untuk mengetahui kapan saatnya untuk meneguk air, aturlah timer untuk membunyikan alarm setiap 15 atau 20 menit dalam waktu 24 jam.

Bekukan air dalam botol minuman Anda di dalam freezer lemari es, kemudian tempatkan  mereka di dalam foam khusus agar minuman tersebut tetap dingin. Meskipun Anda tidak berkeringat, Anda harus tetap meminum air di dalam botol minuman Anda. Anda mungkin tidak tahu atau mungkin tidak melihat bahwa Anda sebenarnya berkeringat, dan Anda bisa saja telah mengeluarkan keringat lebih banyak dari yang Anda duga.

3. Bawalah botol minuman extra.

Bawalah botol minuman sebanyak yang Anda bisa. Jangan takut Anda akan terlihat seperti unta dengan punuk di punggung Anda. Anda perlu banyak cairan dalam olahraga ketahanan. Hal ini akan membuat Anda bisa bertahan untuk menyelesaikan  pertandingan.

Selain itu, Anda akan menguras isi satu botol minuman setiap 15 atau 20 menit. Pada saat Anda minum dari botol, Anda mungkin tidak sadar bahwa Anda bisa menghabiskan seluru isi botol dalam sekali minum.

Manakah yang lebih baik: air atau minuman olahraga?

Dalam olahraga ketahanan, sudah lama terjadi perdebatan, minuman apakah yang lebih baik diminum oleh seorang atlet dalam mengikuti kompetisi olahraga ketahanan, apakah air atau minuman olahraga.

Penelitian menunjukkan bahwa atlet olahraga ketahanan (yang bertanding di bawah terik matahari) yang menggunakan air sebagai pengganti cairan yang hilang, hanya mengganti satu setengah sampai dua pertiga dari hilangnya cairan, sementara mereka yang menggunakan minuman olahraga menunjukkan penggantian cairan hampir seratus persen.

Alasannya, minuman olahraga mengandung elektrolit (natrium, kalium dan magnesium) yang membantu mempertahankan cairan dalam tubuh dan menyeimbangkan kandungan mineral-mineral penting agar tubuh dapat berfungsi dengan normal.

Kita kehilangan elektrolit ketika kita berkeringat. Gejala-gejala hilangnya elektrolit dalam tubuh diantaranya adalah pusing, kram otot, rasa lelah yang  ekstrim, dan detak jantung tidak teratur.

Menurut para ahli nutrisi olahraga ketahanan, banyak atlet yang kehilangan daya tahan karena rendahnya tingkat elektrolit. Menurut beberapa majalah tentang nutrisi olahraga ketahanan, beberapa atlet bahkan bisa meninggal apabila kehilangan elektrolit.