Hubungan antara Pemakaian Narkoba dengan Olahraga

treadmillpa yang sedang dilakukan oleh para ilmuwan di dalam percobaan eksperimen adalah menginginkan untuk mencoba menemukan hubungan di mana dua kutub yang berlawanan pada perilaku manusia bertemu, kegemaran untuk berolahraga dan

latihan kebugaran rutin serta kesukaan untuk menyalahgunakan obat.

Percobaan tersebut dilakukan di Timur Tengah yang benar-benar melakukan beberapa cara untuk membuktikan bahwa hubungan seperti itu ada. Tentu saja percobaan itu dilakukan pada tikus dengan treadmill. Apa yang akhirnya dibuktikan adalah bahwa jika Anda menempatkan tikus pada rutinitas treadmill setiap hari dan membuat mereka kecanduan obat, mereka meskipun mengalami ketergantungan obat akan berhenti menunjukkan ketertarikan yang besar terhadap obat. Meskipun obat tersedia sesuai permintaan (mereka menempatkan tuas pada kandang mereka sehingga tikus bisa menyentuhnya untuk meminta suntikan morfin. Tuas tersebut akhirnya tidak terpakai)

Masalahnya adalah hal ini tidak benar-benar merupakan kejutan. Para ilmuwan telah bekerja pada tema yang umum selama beberapa dekade sekarang. Di Amerika Serikat, seorang ilmuwan dari Universitas Tufts telah menunjukkan bahwa jika Anda meletakkan seekor tikus pada ban berputar di dalam kandangnya, semakin banyak olahraga yang ia lakukan maka semakin sedikit obat-obatan seperti shabu, morfin atau nikotin memiliki efek terhadapnya. Mereka tidak akan mendekati alkohol meskipun itu terdapat di dalam kandang mereka. Apa yang bisa dikatakan dari hal ini tentu saja bahwa hal itu bisa merupakan cara yang bagus untuk mengeluarkan Lindsay Lohan dari pusat rehabilitasi dan menempatkannya di atas treadmill sebagai hukuman olahraga dan latihan kebugaran rutin (meskipun ia sudah cukup langsing seperti adanya).

Sebenarnya, ini anjuran yang cukup banyak direkomendasikan kepada orang yang menjalani gejala penarikan diri dari nikotin yang parah. Dengan melakukan rutinitas olahraga dan latihan kebugaran yang cukup berat, maka gejalanya akan berkurang. Hal ini benar-benar berhasil bagi setiap perokok yang mencoba untuk berhenti. Tidak selalu harus menjadi rutinitas yang terlalu berat berlebihan untuk meredakan dari efek penarikan diri. Jika Anda puas dengan peredaan sedang, jumlah olahraga sedang juga akan memberikan banyak efek yang baik. Ada berbagai macam manfaat lainnya dari olahraga yang juga bisa mengatasi otak yang telah dirusak oleh obat-obatan. Olahraga sebenarnya dapat merangsang otak Anda dalam menumbuhkan syaraf baru dan mengimplementasikan sirkuit di dalam korteks.

Jadi mengapa tepatnya olahraga berguna sebagai cara untuk membantu program rehabilitasi? Mengapa Anda tiba-tiba kurang bergantung pada bahan kimia apa pun pilihan anda jika Anda melakukan olahraga? Teorinya adalah bahwa olahraga melepaskan bahan kimia di dalam otak di mana ketergantungan berkembang. Semakin banyak kita mengembangkan ketergantungan pada obat-obatan, kita mengembangkan ketergantungan terhadap olahraga - untuk pelepasan zat kimia yang disebabkannya.

 

Dalam istilah sederhana, olahraga bekerja sebagai sejenis obat pengganti. Hal itu membantu menjelaskan bagaimana beberapa orang yang terbiasa dengan olahraga dan latihan kebugaran yang rutin seringkali menjadi gampang marah atau terdepresi atau hanya menjadi lesu jika mereka melewatkan latihan. Itu merupakan gejala penarikan diri. Olahraga sebenarnya memberikan kita dengan apa yang disebut mabuk alami. Ini bukan hanya sebuah ekspresi, tapi benar secara harfiah.