Ginseng dan Ginkgo Biloba

Ginseng dan Ginkgo Biloba cap=G]inseng dan Ginkgo Biloba telah ada selama bertahun-tahun. Di Cina, baik ginseng dan ginkgo biloba digunakan untuk mengobati penyakit. Tidak diragukan lagi ginseng dan ginkgo biloba adalah dua herbal yang sangat berharga.

Ginseng dan ginkgo biloba memiliki sejumlah kesamaan. Keduanya telah digunakan sebagai ramuan obat selama

ribuan tahun. Ginseng dan ginkgo biloba diyakini dapat meningkatkan daya ingat dan menyembuhkan banyak gangguan tubuh. Ginseng dan ginkgo biloba merupakan obat yang sangat penting dan terkenal di Cina dan di bagian lain dunia. Keduanya dapat merangsang sistem syaraf pusat, meningkatkan kapasitas mental dan fisik, dan membantu tubuh memerangi stres. Gabungan kedua herbal tersebut terbukti efektif dalam menangani kehilangan memori terutama yang disebabkan oleh penyakit Alzheimer. Hal itulah yang membuat ginseng dan ginkgo biloba serupa.

Ginseng dan ginkgo biloba digunakan dan dinikmati secara luas di Asia dan Eropa. Ginseng dan ginkgo biloba merupakan komoditas perdagangan yang penting dan memacu tumbuhnya berbagai industri terkait karena nilai obat yang dikandungnya. Ginseng dan ginkgo biloba tidak disarankan untuk wanita menyusui karena keduanya dapat mengakibatkan proses pembekuan sehingga produksi ASI menjadi tidak lancar.

Kesamaan dan perbedaan antara keduanya

Ren shen 'akar dari surga' ginseng Cina Panax dan ginkgo biloba telah dianggap sebagai obat yang mujarab untuk mengobati penyakit, tetapi tidak seperti ginkgo biloba, ginseng lebih banyak digunakan untuk pencegahan. Ginseng dan ginkgo biloba memiliki bahan-bahan aktif yang digunakan untuk menyembuhkan. Komponen kimia utama yang terkandung dalam ginseng adalah ginsenoside dan panaxan. Sedangkan yang terkandung dalam ginkgo biloba adalah flavonoid dan terpenopid. Ginseng dan ginkgo biloba diekstrak dari bagian tanaman yang berbeda. Ekstrak Ginseng terbuat dari akar. Sedangkan ginkgo biloba diekstrak dari daun dan biji.

Ginseng dan ginkgo biloba memiliki cara yang berbeda untuk meningkatkan kinerja mental. Peningkatan aliran darah ke otak akan meningkatkan kadar oksigen yang baik untuk memori. Di sisi lain, ginseng mengaktifkan produksi hormon adrenocorticotropic (ACTH).

Ginseng dan ginkgo biloba memiliki efek samping yang berbeda pada tubuh manusia. Ginseng merupakan adaptogen atau zat yang membantu memulihkan kesehatan tubuh yang tidak memiliki efek samping meskipun diminum melebihi dosis yang dianjurkan. Sementara, ginkgo biloba bisa memiliki efek samping tertentu jika digunakan dengan produk anti-koagulan lain dan tidak akan memiliki efek yang luar biasa setelah digunakan dalam waktu yang lama. Ginkgo biloba juga dilaporkan bisa menimbulkan sakit kepala, mual dan muntah meskipun itu jarang terjadi.

Umumnya, penggunaan ginseng dan ginkgo biloba mempunyai tujuan yang sama yaitu membantu mengatasi gangguan-gangguan tubuh. Keduanya mempunyai cara yang berbeda dalam menangani gangguan-gangguan tersebut, tapi mempunyai tujuan yang sama dan sama-sama memberi manfaat bagi manusia. Ginseng dan gingko biloba memiliki sejarah panjang dan terbukti efektif dalam menyembuhkan penyakit. Keduanya memberi kontribusi yang berharga bagi umat manusia.