Berpikir Tentang Seng: Mengapa Tubuh Membutuhkannya?

Tubuh adalah mesin kompleks yang membutuhkan berbagai gizi berbeda untuk melakukan fungsi-fungsi hariannya. Salah satu dari zat gizi ini adalah seng. Anda mungkin hanya Berpikir mengenai seng dalam kaitannya dengan menjaga Anda dari terbakar sinar matahari, tetapi bisa memberi manfaat yang lebih besar dari pada itu.

Mengapa kita harus berpikir mengenai seng? Seng adalah mineral yang penting bagi tubuh. Setiap hari, tubuh melakukan ribuan reaksi yang dapat terjadi dalam sekejap mata. Dari makanan yang kita makan, tubuh menyaring apa yang dibutuhkannya dan menyalurkannya ke tempat yang tepat untuk kita. Apa-apa yang tidak dibutuhkan oleh tubuh dibuang sebagai sampah dan suatu proses yang terus menerus berulang setiap hari.

Pentingnya Seng

Dalam tubuh, seng bertanggung jawab terhadap ratusan reaksi di berbagai sel. Bagi seseorang, hal tersebut memainkan peranan penting dalam fungsi kekebalan. Seng adalah zat yang dibutuhkan secara mendasar dalam pembentukan limfosit-T atau pembantu sel-T. Terdapat sel-sel darah putih yang bekerja cepat ketika mendapati adanya infeksi yang menginvasi tubuh. Sel-sel itu bekerja untuk menghentikan serangang tersebut.  Sel darah putih juga memainkan peranan dalam penyembuhan luka.

Seng menstimulasi aktivitas enzim. Enzim adalah katalis bagi ratusan reaksi, mulai dari sekresi hormon dari kelenjar sampai stimulasi pembuatan sel-sel reproduksi.

Seng juga menyokong pertumbuhan normal dan perkembangan di sepanjang hidup Anda. Di dalam rahim, seng membantu untuk memastikan bahwa sistem syaraf berkembang sebagaimana seharusnya sepanjang tiap trimester dalam kehamilan. Setelah lahir, seng masih berfungsi untuk mendukung perkembangan otak.

Pada dasarnya, tubuh tidak bisa melakukan hal-hal di atas tanpa seng namun masih banyak orang yang mengalami defisiensi mineral ini. Mungkin kondisi ini belum akan diketahui di awal, tetapi berjalannya waktu, tanda-tandanya seperti menurunnya kekebalan, mudah terserang pilek dan penyakit lainnya akan muncul. Anda tentu sering menyaksikan orang mengkonsumsi Echinacea atau seng sebagai obat homoeopati untuk melawan kondisi tersebut.

Makanan yang Mengandung Seng:

Cara yang lebih baik untuk memasukkan seng ke dalam sistem tubuh Anda adalah melalui makanan. Ini selalu merupakan pilihan yang lebih disukai sebagai suplemen karena berasal dari bentuk alami mineral. Periksa pola makan Anda. Jika Anda tidak mengkonsumsi salah satu dari makanan-makanan ini, mungkin Anda mengalami defisiensi seng.

  • Tiram
  • Gandum
  • Dedak
  • Keju
  • Daging sapi
  • Daging kambing
  • Hasil-hasil peternakan lainnya
  • Buah kenari

Konsentrasi seng yang paling tinggi ada di daging sapi. Mengkonsumsi sejumlah santapan daging sapi sepekan bisa melejitkan tingkat seng di dalam tubuh Anda. Untuk menu harian, cobalah menambahkan kacang atau keju ke hidangan makan Anda. Gandum dapat ditambahkan ke sereal dan yogurt tanpa mengubah rasanya. Jika itu tidak bisa, cobalah sereal yang difortifikasi yang mengandung tambahan zat seng.

Pada umumnya seseorang yang usianya di atas empat belas tahun akan membutuhkan delapan hingga sebelas miligram seng sehari. Anak-anak membutuhkan antara dua dan lima miligram tergantung pada usia, dan wanita hamil membutuhkan sebelas miligram atau lebih.

Sekarang kita tahu bahwa seng adalah mineral penting yang digunakan dan dibutuhkan oleh setiap sel dalam tubuh kita. Periksalah apakah Anda telah mendapatkan jumlah yang cukup untuk menjaga tubuh Anda agar tetap sehat.

Olahraga dan kesehatan