Jus Antioksidan

buah + sayurntioksidan sebagian besar ada dalam buah-buahan dan sayuran segar. Kita telah mengonsumsi mereka selama berabad-abad, dan baru sekarang para ilmuwan mulai tahu persis apa yang menyebabkan mereka menyehatkan tubuh.

Apakah Antioksidan itu ?

Kita familiar dengan istilah ini. Kita mendengar istilah ini disebutkan setiap kali ada studi ilmiah baru yang dirilis di American Health Journal ataupun studi lain seperti yang menjelaskan bagaimana jus antioksidan dari buah berry dapat membantu fungsi hati atau

bagaimana jus antioksidan dari anggur merah menjadi alasan ilmiah di balik paradoks Perancis (fenomena di mana tingkat kematian karena penyakit jantung di negara tersebut relatif rendah meskipun penduduknya banyak mengonsumsi lemak jenuh).

Tampaknya antioksidan memiliki manfaat yang jauh lebih banyak daripada yang kita sadari.

Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa antioksidan dari jus buah delima dapat membantu melawan pengerasan pembuluh darah. Para peneliti telah menemukan bahwa jus antioksidan melakukannya dengan cara mengurangi kerusakan di pembuluh darah yang disebabkan oleh radikal bebas.

Radikal Bebas - Apa itu?

Anda pasti tahu apa itu radikal bebas. Ini mungkin bukan pertama kali Anda mendengar istilah ini. Tapi bagi yang belum mengerti, istilah radikal bebas adalah zat kimia yang tidak stabil yang sangat reaktif dan merupakan hasil dari proses oksidasi dalam tubuh. Minimal radikal bebas bisa baik bagi tubuh karena fungsinya adalah untuk mencuri elektron dari atom molekul lain, tetapi hanya jika molekul yang dicuri merupakan molekul asing di atom molekul pertama. Jika yang dicuri adalah molekul sehat, ceritanya akan menjadi lain lagi.

Ketika radikal bebas mulai mencuri elektron dari sel-sel sehat, banyak gangguan proses terjadi dalam tubuh. Sel-sel akan tumbuh dengan kondisi lemah sampai akhirnya mereka dihancurkan. Oleh karena itu, penyakit seperti penyakit jantung, Parkinson, Alzheimer, dan kanker sering dihubung-hubungkan dengan faktor radikal bebas.

Pengaruh Jus Antioksidan

Satu-satunya cara bagi tubuh untuk mempertahankan diri dari radikal bebas adalah melalui antioksidan. Sayangnya, manusia adalah salah satu dari beberapa spesies hewan yang tidak menghasilkan antioksidan sendiri. Itulah sebabnya sumber antioksidan kita sangat tergantung pada pola makan.

Dalam studi tentang jus antioksidan dari buah delima, peneliti telah menemukan bahwa zat dalam jus secara efektif dapat membalikkan perkembangan aterosklerosis, atau pengerasan pembuluh darah. Aterosklerosis menyebabkan penurunan aliran darah yang dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke.

Tes menunjukkan bahwa antioksidan dari jus buah delima mengurangi efek stres pada sel-sel pembuluh darah manusia dengan merangsang produksi oksida nitrat. Zat kimia ini diduga membantu menjaga arteri agar tetap terbuka dan darah mengalir dengan lancar.

Olahraga dan kesehatan