Basilar Migrain

MRI otakMigrain bisa lebih daripada hanya rasa sakit di kepala. Basilar Migrain, yang disebut juga sebagai Basilar Artery Migrain atau BAM, sangat jarang diderita namun merupakan jenis migrain klasik dengan aura (gangguan persepsi), yang berpotensi mengancam hidup kita.

Gejala basilar migrain disebabkan oleh penyempitan arteri basilar, dimana arteri basilar merupakan jalan darah ke batang otak. BAM sebelumnya diduga hanya diderita oleh wanita muda dan remaja wanita, namun penelitian menunjukkan bahwa selain diderita kelompok tersebut, BAM ternyata bisa juga diderita oleh segala usia dan segala jenis kelamin.


Selama tahap aura, gejala dari basilar migrain adalah kehilangan keseimbangan, pandangan berbayang ataupun kehilangan sebagian pandangan, kurang koordinasi, mati rasa sebelah ataupun kedua sisi tubuh, lemah, pusing ataupun bingung dan muntah-muntah. Gejala tersebut biasanya berlangsung selama satu jam ataupun kurang dan hilang saat sakit kepala mulai menyerang, namun gejala tersebut bisa juga terjadi sepanjang hari setelah sakit kepalanya hilang. Beberapa penderita basilar migrain bisa kehilangan kesadaran saat tahap aura menyerang. Dalam beberapa kasus yang sangat jarang terjadi, penderita bisa menjadi koma yang berlangsung selama beberapa jam atau beberapa hari.

Basilar migrain berbahaya karena bisa menyebabkan transient ischemic attack (TIA) atau stroke. Transient ischemic attack adalah stroke kecil yang menyebabkan penghambatan sementara aliran darah yang menuju otak. Tidak seperti halnya dengan stroke yang asli, TIA tidak menyebabkan kerusakan otak permanen ataupun masalah syaraf lainnya, contohnya adalah kesulitan bicara atau lemah pada tubuh bagian sebelah, namun bisa hilang 24 jam setelah serangan.

Arteri basilar terletak di belakang kepala. Sakit kepala yang berhubungan dengan basilar migrain biasanya merupakan dentaman rasa sakit pada kedua sisi belakang kepala, lain dengan dengan dentaman rasa sakit pada sisi kepala dibelakang mata yang umumnya berkaitan dengan migrain biasa.