Dasar-dasar Menyusui

Menyusui

Berikut ini adalah dasar-dasar menyusui yang mungkin berguna bagi Anda. Bicaralah kepada dokter anak, perawat atau ahli menyusui jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut.

Diet Ibu

Tidak ada makanan khusus yang harus dimakan untuk dapat menyusui. Beberapa saran :

  • Pilihlah makanan yang sehat dan bervariasi setiap hari. Makanlah 4-5 produk susu setiap harinya. Suplemen kalsium dapat membantu memenuhi kebutuhan kalsium Anda
  • Minum air putih atau jus buah jika Anda haus
  • Minumlah vitamin-vitamin pra-kelahiran yang diberikan dokter Anda
  • Batasi konsumsi kafein dan pemanis buatan. Kafein terdapat di dalam coklat, kopi dan teh. Pemanis buatan terdapat di dalam diet soda dan di dalam makanan-makanan berkalori rendah atau makanan diet.
  • Hindari minuman beralkohol. Untuk menghilangkan efek 1 porsi alkohol di dalam ASI Anda dibutuhkan waktu 2-3 jam.
  • Waktu yang dibutuhkan oleh makanan hingga sampai di ASI Anda berkisar antara 4-6 jam. Jika di dalam keluarga Anda ada sejarah alergi atau bayi Anda rewel setelah Anda mengkonsumsi makanan tertentu, hindari makanan tersebut dan perhatikan jika bayi Anda terlihat membaik. Ada bayi-bayi yang mengalami kesulitan pencernaan jika ibunya mengkonsumsi produk yang terbuat dari susu atau sayuran seperti brokoli, kacang-kacangan, bawang atau paprika. Jika masalah berlanjut bicaralah pada dokter Anda.
  • Hindari diet untuk menurunkan berat badan. Untuk menurunkan berat badan pilihlah untuk berjalan kaki dan batasi makanan berkalori tinggi.

Langkah Awal

Selama kehamilan tubuh Anda memproduksi susu yang disebut colostrum. Pada saat bayi Anda lahir, tubuh Anda mulai memproduksi ASI. Produksi ASI Anda tergantung dari seberapa banyak susu yang diambil oleh bayi Anda dan seberapa sering bayi Anda menyusu.

Semakin banyak susu yang keluar, semakin banyak pula produksi ASI Anda. Perawat akan membantu mengajarkan Anda bagaimana cara menyusui bayi Anda. Bersantailah dan sediakan waktu yang cukup untuk belajar menyusui.

Bayi Anda mungkin akan banyak tidur selama beberapa hari. Perut bayi Anda masih sangat kecil sehingga Anda perlu menyusui bayi Anda lebih sering. Anda mungkin akan merasa kehausan dan  mengantuk pada saat Anda menyusui, juga kontraksi-kontraksi kecil di uterus Anda selama beberapa hari.

Hindari memberi susu kepada bayi Anda dengan botol, ASI ataupun susu formula, selama 3-4 minggu pertama atau sampai bayi Anda belajar minum dengan baik. Menyusu dari botol menuntut gerakan mulut yang berbeda dengan menyusu dari puting Anda. Menyusu dari botol dapat mengganggu kesinambungan menyusu dari puting Anda.

Setelah 3-4 minggu Anda dapat mencoba memberikan susu dengan botol. Jika tidak memungkinkan untuk menyusui bayi Anda, maka pompalah ASI Anda, berilah ASI lewat botol atau bekukan ASI Anda di wadah yang kedap udara agar dapat digunakan nantinya.

Tanda-tanda Bayi Lapar

Bayi Anda mungkin akan memberi tanda apabila dia merasa lapar. Tanda-tanda tersebut adalah :

  • tangan mengepal
  • tangan di mulut
  • menjilat bibir
  • menggerakkan kai dan tangan
  • memutar kepalanya ke arah tubuh Anda
  • bersuara
  • menangis

Usahakan untuk menyusui bayi Anda sebelum dia menjadi marah.

Bagaimana Kemajuan Bayi Saya Dalam Menyusu ?

Perhatikan tanda-tanda bilaman bayi Anda sudah memiliki posisi yang benar terhadap puting dan mendapat susu dengan baik. Tanda-tanda tersebut adalah :
  • Gerakan yang cepat dan dangkal di pipi bayi Anda yang kemudian berangsur lambat, dalam dan lebih berirama
  • Gerakan dekat telinga dan tulang pipi bayi Anda ketika dia menggerakkan rahangnya ke atas dan ke bawah
  • Melihat, mendengar atau merasakan bayi Anda menelan
  • Merasa geli di seputar payudara

Apakah ASI Saya Cukup ?

Jika bayi Anda mendapat ASI yang cukup, payudara Anda akan dipenuhi dengan ASI, lembek setelah menyusui dan penuh kembali di saat tidak menyusui.

Bayi Anda akan :

  • diganti popoknya sekitar lebih dari 6 kali dalam jangka waktu 24 jam
  • tidur diantara waktu-waktu menyusui
  • buang air besar lebih dari 2 kali sehari
  • bertambah beratnya
Bayi yang sehat yang menyusu dengan baik tidak memelrukan tambahan air putih ataupun susu formula. Jangan berikan air putih atau susu formula kepada bayi jika tidak diminta oleh dokter Anda. Bicaralah pada dokter, perawat atau ahli laktasi jika menurut Anda bayi Anda tidak mendapatkan susu yang cukup.

Seberapa Sering Bayi Menyusu ?

Waktu menyusui dihitung dari saat bayi mulai menyusu sampai proses menyusu berikutya.

Awalnya, cobalah untuk menyusui bayi Anda setiap 2-3 jam siang dan malam, dan paling tidak setiap 4 jam di malam hari. Jika bayi Anda terlihat lapar, susuilah dia. Kemungkinan besar jarak antara 2 waktu menyusui sangat dekat.

Pada akhir minggu pertama, bayi Anda akan menyusu antara 8- 12 kali dalam jangka waktu 24 jam. Ketika bayi Anda mulai besar dan produksi susu Anda mulai bertambah, kebutuhan bayi untuk menyusu akan lebih jarang.

Meskipun waktu tidur bayi mulai panjang, terkadang tidur mereka terganggu oleh mimpi, rasa lapar atau hari yang sibuk. Bayi Anda mungkin akan terbangun tengah malam untuk menyusu.

Bayi mengalami loncatan-loncatan pertumbuhan dalam 6 bulan pertama hidup mereka dan akan butuh menyusu lebih sering selama masa itu. Dengan menyusui lebih sering, tubuh Anda akan memproduksi lebih banyak susu lagi. Loncatan-loncatan ini biasanya berlangsung selama 3-5 hari.

Seberapa Lama Bayi Menyusu

Susuilah bayi Anda sampai dia menunjukkan tanda-tanda bahwa dia sudah kenyang, seperti hisapan menjadi pelan dan kemudian melepaskan dirinya dari puting, membiarkan tangan,lengan dan kakinya lebih santai. Jika Anda berhenti sebelum bayi Anda selesai, mungkin dia tidak akan mendapatkan susu yang berkadar lemak tinggi yang merupakan susu terbaik untuk bayi Anda.
Biarkan bayi Anda selesai menyusu di puting yang pertama, yang mungkin memakan waktu kurang lebih 10-25 menit. Lalu sodorkan puting kedua. Bayi mungkin akan menyusu sebentar di puting kedua atau mungkin juga tidak sama sekali. Berikankan puting yang berbeda setiap Anda mulai menyusui. Beberapa ibu menandainya dengan menempelkan peniti di tali BH mereka.

Membangunkan Bayi yang Tertidur

Jika bayi Anda sedang terlelap, jangan dibangunkan untuk menyusui. Jika bayi Anda tidur tetapi ada gerakan-gerakan tubuh seperti gerekan mata di bawah kelopak, mulut yang bergerak dan lidah yang bergerak-gerak seperti gerakan mengenyot, inillah saat yang baik untuk membangunkan bayi Anda untuk disusui.
Di malam hari, redupkanlah lampu dan biarkan kamar hening. Hindari gerakan-gerakan yang mengejutkan. Bangunkan bayi perlahan-lahan dengan memindahkannya atau mengganti popoknya. Jika selama 15 menit bayi Anda tidak menunjukkan tanda-tanda ingin menyusui, cobalah 1 jam kemudian.
Bicaralah pada dokter, perawat atau ahli laktasi jika Anda memiliki pertanyaan-pertanyaan atau kekhawatiran tertentu.