Tentang kesehatan

Mengapa Berhenti dari Kecanduan Nikotin Begitu Sulit

Mengapa Berhenti dari Kecanduan Nikotin Begitu Sulit[dropcap color=grey cap=M]engapa harus begitu sulit untuk berhenti dari kecanduan nikotin? Dengan bahan kimia apapun yang membuat anda kecanduan, hal yang paling sulit ketika berhenti adalah gejala ketagihan yang timbul setelahnya. Anda tidak akan diberikan kesempatan untuk pulih. Ketagihan tersebut akan menjatuhkan Anda. Dan percaya atau tidak, hampir tidak ada gejala-gejala ketagihan yang[/dropcap]

lebih cepat terjadi dari penghentian nikotin. Hanya membutuhkan beberapa jam setelah rokok terakhir Anda agar Anda merasa ketagihan yang mengerikan, rasa yang tidak mengenakkan dan kegelisahan-kegelisahan.

Kecanduan nikotin mungkin tidak berbahaya seperti kecanduan pada kokain atau metamfetamin, tapi tentunya memiliki kemiripan tertentu dengan obat-obatan tersebut. Ketiga zat kimia ini memiliki cara yang berbeda dengan zat kimia lain dalam membuat Anda kecanduan. Misalnya, dari semua orang yang suka minum Jack Daniel's, hanya satu dari sepuluh orang yang akan memiliki kecenderungan untuk menjadi kecanduan. Sementara dari mereka yang merokok setiap hari, kecanduan pasti akan dialami 1 dari 2 orang. Namun, rasa mengenaskan bercampur dengan belas kasihan ketika non-perokok memandang seorang perokok, bukanlah yang dibutuhkan.

Anda mungkin pernah membaca bahwa kecanduan alkohol erat kaitannya dengan keturunan genetis. Percaya atau tidak, 50% dari keputusan untuk menjadi pecandu alkohol atau tidak berasal dari gen mereka. Para peneliti tidak pernah menyangka bahwa gen seseorang juga mempengaruhi kecanduannya terhadap nikotin . Ternyata sekarang ketika seseorang menjadi kecanduan, gen ini memainkan peranan yang cukup besar di sana - sekitar 60% dari kecanduan perokok ditentukan oleh gen-nya.

Hal yang membuat seseorang tetap lekat pada ketergantungan nikotin adalah karena kecanduan nikotin tidak memiliki efek yang serius terhadap kesehatan mereka hingga jangka waktu yang lama. Namun apabila dilihat dari sudut pandang yang lain, justru efek yang baru terlihat dalam jangka waktu yang lama merupakan kesempatan yang besar untuk mulai berhenti dan mencegah kerusakan-kerusakan yang tidak dapat diobati. Dilihat lagi dari cara yang berbeda, karena begitu sulit seseorang melepaskan diri dari kecanduan nikotin, kebanyakan orang yang merokok mungkin melalui 20 sampai 30 tahun hidup mereka dengan kecanduan sebelum kesehatan mereka mulai hancur. Dan pada akhirnya, sudah terlambat untuk menolong kesehatan mereka.

Namun, yang disebut kecanduan sebenarnya bukanlah perasaan kecanduan itu sendiri. Perasaan yang dialami perokok ketika dia merasa kecanduan hanyalah sebuah keinginan untuk menikmati efek menyenangkan dari nikotin. Apa yang membuatnya begitu sulit untuk berhenti adalah kecanduan fisik yang sebenarnya ada di dalam otak. Dan yang diproses oleh bagian yang terpisah sama sekali di dalam otak. Jadi bagaimana anda dapat keluar dari kecanduan nikotin? Dokter biasanya akan merekomendasikan terapi perilaku, dan jika itu gagal, maka dokter akan menawarkan pengobatan. Namun ada cara yang lebih efektif dan ilmu kedokteran sedang mengembangkan cara yang dapat merevolusi masalah kecanduan secara keseluruhan. Ini bisa memakan waktu yang cukup lama, tetapi pengobatan yang lebih maju akan segera tiba.