Kelenjar Gondok Dan Kehilangan Berat Badan - Hubungannya Adalah Nyata

Kelenjar gondokKelenjar gondok berpengaruh nyata pada metabolisme Anda, kerusakan ataupun penyakit pada daerah ini bisa membuat masalah pada metabolisme yang mengakibatkan berat badan bermasalah. Anda bisa mendapatkan berat badan berlebih, kehilangan berat badan atau

mengalami penurunan berat badan yang sangat drastis.

Mereka yang melakukan diet tidak memperhitungkan tentang pengaruh kelenjar gondok dan metabolisme pada program penurunan berat mereka. Kebanyakan ahli dan media menyarankan bahwa jalan terbaik menurunkan berat badan adalah dengan mengurangi kalori.

Mereka yang dalam kondisi hyperthyroidisme, yaitu menderita terhadap kelenjar gondok yang terlalu aktif sehingga menyebabkan metabolismenya naik tajam. Dalam kasus ini maka seseorang akan kehilangan berat badan dengan cepat. Dan ini berbahaya terhadap kesehatan.

Selain mengalami kesulitan pengobatan, mereka juga mendapatkan masalah berat badan. Orang-orang ini akan mengalami kesulitan menjaga berat badan dan mendapati matanya melemah dan menonjol. Penyakit ini perlu pengobatan yang serius dari dokter.

Hypothyroidisme berpengaruh sebaliknya - memperlambat metabolisme sehingga tubuh mengalami pertambahan berat dengan cepat. Seperti hyperthyroidisme, Hypothyroidisme juga menyebabkan tubuh melemah. Penyakit ini juga memerlukan penanganan yang serius karena bisa berakibat fatal pada kesehatan jika tidak segera ditangani.

Sementara ada sebagian orang yang merasa kesulitan dalam mengurangi kalori - bayangkan, ada orang yang berjuang mati-matian mengurangi kalori dengan membeli pemanis sebagai pengganti gula sedang sebagian berusaha sebaliknya.

Memakan terlalu banyak kalori bisa menimbulkan masalah, sedang makan terlalu sedikit kalori juga bisa menimbulkan masalah.

Masalah? Masalah Apa ?

Masalahnya bagi sebagian orang adalah karena para ahli mengatakan bahwa mereka harus mengurangi kalori,mereka percaya bahwa jika mereka mengurangi kalori dalam jumlah yang banyak akan memperoleh hasil yang signifikan. Sayangnya ini tidak selalu berjalan dengan baik. Mengurangi kalori memang membantu diet, namun mengonsumsi terlalu sedikit kalori akan memaksa tubuh untuk menimbunnya. Metabolisme tubuh akan melambat untuk beradaptasi terhadap berkurangnya energi yang tersedia.

Jika tubuh Anda masuk dalam tahap ini, tubuh Anda akan bekerja pada metabolisme yang lambat sehingga mengakibatkan penurunan berat badan tubuh menjadi mustahil. Teknik yang benar adalah mengurangi kalori tanpa membuat tubuh melambatkan metabolismenya, maka penurunan berat badan bisa terjadi.

Masalah lain yang bisa timbul dari berkurangnya metabolisme adalah saat metabolisme melambat karena pengurangan yang drastis pada metabolisme dan kemudian tiba-tiba Anda makan makanan yang enak, makanan penuh kalori, maka Anda akan mengalami peningkatan berat badan yang lebih dikarenakan meningkatnya kelebihan energi.

Inilah kenapa makanan yang tidak seimbang harus dihindari oleh mereka yang ingin menurunkan berat badan. Naik turunnya asupan kalori yang tiba-tiba akan mengakibatkan ketidak-seimbangan pada konsumsi energi seseorang sehingga mengakibatkan penimbunan lemak.

Dibawah ini adalah perhitungan sederhana untuk membantu Anda mendapatkan jumlah kalori yang cukup yang Anda butuhkan perhari, sehingga Anda mendapatkan asupan gizi yang cukup.

Pertama-tama, kalikan berat tubuh Anda(dalam kilogram) dengan 30. Jika Anda menghitung dalam hitungan pound, bagi dulu berat tubuh Anda dengan 2.2 untuk mendapatkan satuan kilogram. Kita membagi angka ini dengan 30 karena itu adalah angka dari kalori yang Anda butuhkan untuk menjaga berat badan Anda dalam satuan pound.

Contohnya, jika berat Anda dalam pound adalah 150, bagilah dengan 2.2, Anda akan mendapatkan hasil 68.18. Itu adalah berat Anda dalam kilogram. Kali dengan 30 maka Anda akan mendapatkan jumlah kalori yang Anda butuhkan perhari untuk menjaga berat 150 lbs

Anda bisa berkonsultasi dengan ahli gizi untuk membantu Anda menurunkan berat badan. Pada akhirnya akan ke hitungan matematika. Jika Anda mengonsumsi lebih dari apa yang tubuh Anda perlukan, maka akan disimpan sebagai lemak. Mungkin sekarang adalah waktu yang tepat untuk memulai belajar kembali hitung-hitungan.

Jaga makanan Anda agar terdiri dari 40% protein, 25% lemak, dan 35% karbohidrat pada 300 kalori per satu kali makan. Bagilah dalam beberapa makan sehari sehingga mendapatkan hasil yang optimal.

Namun ini hanyalah hitungan sederhana dalam bentuk angka, jangan lupa pada fakta yang telah disebutkan diatas bahwa tubuh beradaptasi pada segala kondisi. Coba lakukan sampai ke tingkat yang ekstrem, Anda mungkin akan mendapatkan hasil yang tidak Anda inginkan. Berkonsultasilah pada ahli gizi untuk saran selanjutnya.

Olahraga dan kesehatan