Remaja : Steroid dan Olahraga

Remaja : Steroid dan Olahragalahraga adalah denyut kehidupan di kebanyakan sekolah menengah atas. Orangtua, pelajar, dan atletnya sendiri mendukung tim favorit mereka. Selain itu, bakat di lapangan dapat diterjemahkan kedalam beasiswa bagi pelajar yang benar-benar memerlukannya. Namun, Anda seharusnya menjadi atlet sebaik apa?

Atlet dewasa bukanlah satu-satunya yang terpengaruh oleh keinginan untuk meningkatkan

performa mereka. Memang mungkin atlet di tim saingan tampak berlari sedikit lebih cepat dibanding Anda dan membuat Anda ingin menjadi lebih baik. Bagi mereka yang menggunakan tubuhnya sebagai instrumen akan mengetahui kalau dibutuhkan usaha keras dan disiplin untuk membuat perubahan performa yang diperlukan. Hari ini Anda beberapa kali lebih baik dari diri Anda tiga tahun sebelumnya.

Jadi, mengapa steroid menjadi suatu masalah bagi atlet remaja? Salah satunya, mereka yang menawarkan steroid telah berbicara dalam bahasa yang tepat. Steroid memiliki banyak nama gaul: roids, jus, dan permen gym adalah beberapa contoh kecil. Namun, semua itu hanyalah permen.

Tubuh memproduksi steroidnya sendiri untuk mengendalikan fungsi tertentu dari tubuh. Tidak diperlukan penambahan steroid lagi, bahkan saat Anda telah membuat tubuh Anda kedalam bentuknya yang optimal. Ini kembali ke teori lama tentang hal baik yang terlalu berlebihan. Teori ini sesuai dengan penggunaan steroid tambahan.

Jenis steroid yang paling populer adalah steroid anabolik. Jenis ini mirip dengan androgen dalam tubuh pria. Androgen yang paling banyak adalah testosteron. Baik pria dan wanita memilikinya, meskipun pria lebih banyak memilikinya. Testosteron bertanggung jawab terhadap karakteristik seks pria primer dan sekunder, seperti meningkatnya kekuatan tubuh bagian atas, rambut tubuh, dan perubahan suara .

Suplemen steroid dibentuk dari bentuk testosteron androgen yang lemah, yang bisa diminum dalam bentuk pil atau bahkan diinjeksikan. Meskipun dalam bentuk yang lemah, suplemen ini dapat meningkatkan kadar steroid dalam tubuh dan juga memberikan efek samping.

Salah satu efek samping yang mungkin disukai oleh altet remaja adalah otot mereka dapat bertambah besar. Ya, testosteron meningkatkan kekuatan, daya tahan, dan ukuran otot. Ini akan memungkinkan atlet untuk berlatih lebih lama. Latihan fisik sendiri adalah suatu candu akibat hasil dari meningkatnya kadar produksi endorfin.

Namun, penggunaan suplemen ini telah dilarang karena suatu alasan. Meskipun suplemen ini meningkatkan kekuatan, belum ada bukti kalau suplemen ini juga dapat meningkatkan ketrampilan. Jika Anda kuat tetapi kurang cakap dalam mengakali lawan Anda, maka Anda tidak akan mendapatkan apa-apa. Ini hanya akan didapat dari latihan, seperti halnya ketrampilan lainnya.

Penggunaan steroid dapat mengakibatkan efek samping yang tidak menyenangkan. Yang paling penting adalah "roid rage (mengamuk akibat roid)" atau peningkatan agresi. Ini dapat mengakibatkan suasana hati yang berubah-ubah, paranoia, delusi, sakit sendi, dan cidera. Bunuh diri bukan tidak mungkin menjadi efek samping dari penggunaan steroid jangka panjang.

Bagi remaja, steroid mungkin menjadi suatu jawaban yang mudah, namun Anda akan merusak apa yang telah Anda capai lewat usaha keras dengan menggunakan obat-obatan yang belum jelas. Tubuh manusia memproduksi steroid yang diperlukannya "didalam dirinya". Kerja keras telah membuat Anda sejauh sekarang ini, jadi jangan berhenti sekarang.

Olahraga dan kesehatan