Tentang kesehatan

Kanker Testikular

kemaluan aki-laki cap=K]anker testikular merupakan kanker yang paling umum pada pria berusia 15 - 40 tahun, dan merupakan satu dari kanker yang memiliki tingkat kesembuhan tertinggi yaitu 90% dan 100% apabila kankernya tidak menyebar. Bahkan dalam sedikit kasus penyebarannya, kemoterapi dapat menyembuhkannya dengan kemungkinan 50%.

Kanker testikular kadangkala disebut tumor sel kuman, dimana

merupakan kanker yang tumbuh di dalam testikel (bagian dari sistem reproduksi pria). Kebanyakan kanker testikular ditemukan pertama kali oleh pria sendiri ketika mereka  melakukan pemeriksaan testikular atau secara tidak sengaja mendapati tumornya. Testikel berbentuk oval, lembut, dan sedikit keras. Untuk pria yang memeriksa tubuhnya secara rutin akan lazim dengan bentuk testikel dan ketika ada perubahan padanya, maka harus segera dilaporkan pada dokter.

Penyebab pasti dari penyakit ini masih belum diketahui. Pria manapun dapat menderita kanker testikular tetapi kanker ini hanya berjumlah 1% dari keseluruhan kanker pada pria di Amerika. Pada kebanyakan kanker tipe lain yang diderita pria, paling banyak akan diderita oleh yang lebih tua (pria atau anak-anak), tetapi kanker testikular ini paling sering terjadi pada laki-laki yang belum dewasa. Penyakit ini tidak menular dan tidak ada yang dapat tertulari kanker testikular dari orang lain. Riset telah membuktikan bahwa resiko kanker lebih besar pada lelaki yang lahir dengan testikel dibawah perut daripada yang di dalam skrotum, dan jika tidak dibenahi sejak dini, anak laki-laki dengan kondisi ini (disebut testikel tidak turun atau Kriptochidism) akan mempunyai resiko kanker yang lebih besar. Faktor resiko yang lain meliputi kelainan turunan, sejarah dari kanker testikular pada pasien dan pada keluarganya.

Tanda dan Gejala yang harus diperhatikan :

  • Gumpalan pada salah satu testikel
  • Pembesaran pada testikel
  • Rasa berat di dalam skrotum
  • Rasa sakit yang tidak tajam di bawah perut atau di dalam kunci paha
  • Pengumpulan cairan mendadak di dalam skrotum
  • Sakit atau ketidaknyamanan pada testikel atau di dalam skrotum
  • Pembesaran atau pelunakkan buah dada

Gejala tersebut belum tentu merupakan tanda dari kanker dan mereka dapat disebabkan oleh kondisi lain, tetapi tetap penting untuk menemui dokter jika ada gejala tersebut yang berlangsung selama 2 minggu. Jika sakit dan penyakitnya, terutama kanker didiagnosa sejak dini maka besar kemungkinan untuk sembuh.

3 tipe dasar dari pengobatan untuk penyakit adalah operasi, terapi radiasi, dan kemoterapi.

Operasi

Pengobatan ini meliputi pengangkatan testikel melalui pengirisan di kunci paha yang disebut orsiektomi inguinal radikal. Pria mungkin khawatir dari operasi ini yang mempengaruhi kemampuannya untuk melakukan hubungan seksual atau membuatnya steril, tetapi pria yang mempunyai 1 testikel yang sehat masih dapat melakukan ereksi yang normal dan menghasilkan sperma. Oleh karena itu, operasi untuk mengangkat 1 testikel tidak membuat pria impoten dan jarang mempengaruhi fertilitas.

Tetapi Radiasi

Pengobatan ini menggunakan sinar energi tinggi untuk membunuh sel kanker dan mengecilkan tumor. Ini merupakan terapi lokal dimana hanya mempengaruhi sel kanker pada area yang diobati.

Kemoterapi

Pengobatan ini menggunakan obat antikanker untuk membunuh sel kanker. Ketika tipe pengobatan ini diberikan pada pasien kanker, biasanya akan diberikan sebagai terapi lanjutan (setelah operasi) untuk menghancurkan sel kanker yang tersisa dalam tubuh.

Sangat normal untuk mempunyai emosi yang berbeda dan kadangkala membingungkan ketika seorang pria mengetahui bahwa ia menderita kanker testikular. Pasien biasanya dapat lebih baik mengendalikan perasaan ketika mereka berbicara tentang penyakitnya dan membagi perasaannya kepada anggota keluarga dan teman-temannya. Hidup dapat berubah bagi pasien dan bagi orang yang peduli pada mereka.biasanya akan diberikan sebagai terapi lanjutan (setelah operasi) untuk menghancurkan sel kanker yang tersisa dalam tubuh.