Apa yang Boleh dan Dilarang Saat Memberikan Bayi Sereal

Apa yang Boleh dan Dilarang Saat Memberikan Bayi Serealalah satu dari hal pertama yang diharapkan para orang tua sebagai pertanda bahwa bayi mereka semakin besar adalah ketika mereka dapat memulai memberi makan sereal kepada bayi mereka. Meskipun ada sebagian orang tua yang melewatkan hal ini,  namun hampir sebagian besar memberikan sereal sebagai

makanan pertama yang dikonsumsi seorang bayi selain susu formula atau ASI (air susu ibu).

Sereal sangat sederhana, namun ada beberapa hal yang harus diketahui ibu atau ayah yang baru menjadi orang tua  saat ingin mulai memberikannya pada bayi mereka. Beberapa mitos yang diyakini membuat orang tua melakukan kesalahan, tapi biasanya pada akhirnya akan  baik-baik saja. Bicarakan dengan dokter anak Anda tentang apa yang terbaik, namun gunakan juga akal sehat.

Salah satu hal yang dilakukan sebagian besar orang tua sampai beberapa tahun lalu adalah memulai pemberian sereal kepada bayi mereka lewat botol susu. Mereka hanya memotong dot-nya sedikit agar sereal bercampur susu yang agak kental bisa melalui lubang dot. Hal ini sesuatu yang dilakukan banyak orang lebih awal, jauh sebelum seharusnya mereka lakukan. Pertama, bayi tidak boleh diberikan sereal lewat dot, terutama yang sudah dipermak. Kedua, meskipun dipercaya bahwa hal itu bisa membantu bayi agar tidur nyenyak di malam hari, mitos tersebut tidak ada benarnya.

Usia rata-rata untuk memulai memberi sereal kepada bayi adalah saat berusia empat hingga enam bulan, dan waktu yang paling baik adalah ketika berusia enam bulan. Salah satu alasannya adalah bahwa sereal harus selalu diberikan dengan sendok, tidak ada pengecualian, dan bayi di bawah usia empat bulan tidak siap untuk hal itu sampai mereka bisa duduk sendiri atau dengan bantuan. Alasan lainnya adalah bahwa sistem pencernaan mereka belum siap untuk sereal, karena itu bayi bisa mendapatkan gas berlebihan dan mengalami ketidaknyamanan lainnya.

Sebagian orang tua diberitahukan untuk memulai dengan sereal terbuat dari nasi yang dicampur dengan susu formula atau ASI pada saat memulai memberi sereal kepada bayi. Setelahnya bisa diberikan bubur gandum. Anda memulai dengan sereal atau tidak sama sekali. Ada beberapa penelitian yang mengatakan bahwa sereal nasi tidak terlalu baik bagi bayi berusia muda, dan bubur gandum merupakan pilihan pertama yang lebih baik. Sebagian bayi kadang tidak mau memakannya.

Jika Anda mau memulai memberikan bayi Anda buah-buahan dan sayuran segera setelah waktunya Anda memberikan sereal, Anda mungkin menemukan bahwa dengan mencampur satu sendok teh sereal ke dalam seporsi buah lebih menarik bagi bayi Anda dan mereka akan lebih siap memakannya.

Memberi sereal kepada bayi merupakan langkah besar yang juga menyenangkan. Jangan memulai terlalu dini karena bisa membuat bayi Anda tersedak. Mereka akan makan saat mereka sudah siap, dan mereka akan tidur nyenyak sepanjang malam pada saatnya. Jika mereka masih selalu terbangun, itu berarti mereka masih membutuhkan kalori di malam hari.

Jangan paksakan mereka! Bayi tumbuh dengan cepat, jadi nikmati hari-hari Anda bersamanya. Bayi sudah  untuk mendapatkan semuanya cukup dengan ASI dan susu formula, jadi menunggu saat yang tepat untuk pemberian sereal adalah pilihan terbaik bagi bayi Anda dan bagi ketenangan pikiran Anda.

Olahraga dan kesehatan