Fakta-fakta Dasar Mengenai Sembelit pada Masa Kehamilan

Fakta-fakta Dasar Mengenai Sembelit pada Masa Kehamilanembelit pada masa kehamilan bukanlah sesuatu yang jarang ditemui. Ini merupakan salah satu masalah yang dialami wanita hamil seiring dengan masalah-masalah lain seperti nyeri punggung, kram kaki, rasa pening dan keinginan untuk buang air kecil yang sering serta mendadak. Masalah sembelit ini disebabkan oleh meningkatnya produksi hormon progesteron pada tubuh. Progesteron memiliki

peran penting pada tubuh wanita terutama untuk mencegah produksi air susu ibu (ASI) hingga waktu kelahiran bayi. Sayangnya, progesteron memiliki efek samping yaitu sembelit. Ketika seorang wanita sedang hamil, sistem pencernaannya akan sama efisiennya dengan ketika dia belum hamil. Hal ini beserta progesteronlah yang menjadi penyebab utama sembelit pada wanita hamil.

Perubahan pola makan juga bisa menjadi faktor penyebab sembelit. Wanita hamil biasanya sering makan dengan porsi yang lebih besar karena sang bayi serta dirinya sendiri membutuhkan nutrisi lebih. Terkadang, wanita hamil mengurangi konsumsi air putih (yang selayaknya diminum 8 gelas sehari) karena air putih membuatnya ingin buang air kecil lebih sering. Alhasil, dehidrasi pun terjadi dan feses si ibu menjadi kering serta keras dan inilah yang menyebabkan konstipasi atau sembelit. Dokter menyarankan wanita hamil untuk mengonsumsi suplemen yang mengandung zat besi dan kalsium. Zat besi sangatlah penting untuk wanita hamil terutama pada tiga bulan pertama saat sang bayi benar-benar memerlukan zat besi. Kadar zat besi yang rendah dapat menyebabkan komplikasi seperti bobot bayi yang ringan atau kelahiran yang prematur. Biasanya ginekolog akan memberikan obat dengan dosis zat besi yang tinggi (sekitar 18 miligram) untuk diminum tiap hari oleh wanita hamil. Sayangnya, dosis zat besi yang tinggi ini merupakan salah satu penyebab konstipasi.

Tapi janganlah khawatir. Kami telah menyediakan tips-tips yang bisa dilakukan untuk mengatasi konstipasi.

Konsumsi lebih banyak buah dan sayuran.

Jenis makanan seperti ini sangat kaya akan serat. Serat akan memudahkan usus besar Anda untuk mendorong feses sehingga buang air besar pun lebih lancar. Wanita hamil tidak bisa mengurangi asupan zat besi yang memang dibutuhkan oleh tubuhnya dan bayi. Oleh karena itu, wanita hamil sebaiknya menambah asupan serat. Obat cuci perut tidak boleh dipergunakan untuk memecahkan konstipasi pada wanita hamil. Obat ini dapat menyebabkan kontraksi perut yang bisa berakibat fatal pada janin.

Perbanyak minum air putih.

Air putih adalah salah satu faktor yang penting untuk mencapai tubuh yang sehat. Air putih juga memiliki peranan penting dalam membantu sistem pencernaan dan melancarkan buang air.

Lakukan aktivitas-aktivitas fisik.

Wanita hamil juga memerlukan kegiatan fisik. Olahraga membantu melancarkan peredaran darah dan membantu sel-sel tubuh agar mendapat jumlah oksigen yang cukup. Berolahraga juga terbukti mencegah konstipasi pada masa kehamilan karena olahraga mempermudah pergerakan usus-usus pada sistem pencernaan. Nyatanya, orang yang rajin berolahraga jarang sekali mengidap konstipasi.

Sembelit atau konstipasi pada masa kehamilan bisa Anda hindari asal Anda mempraktekkan tips-tips yang telah kami sediakan.

Olahraga dan kesehatan