Tentang kesehatan

Kanker Otak

Kanker Otak[dropcap color=blue cap=I]stilah kanker otak meskipun sering digunakan oleh masyarakat umum sebenarnya bukan istilah yang sering digunakan oleh komunitas medis. Tumor otak primer adalah istilah yang digunakan oleh komunitas medis untuk tumor yang timbul di otak. Pada anak-anak, tumor otak kebanyakan tumor primer. Namun, pada orang dewasa kebanyakan tumor di otak adalah hasil penyebaran tumor dar[/dropcap]

paru-paru, payudara atau bagian lain dari tubuh. Jika ini yang terjadi, penyakit ini bukanlah kanker otak. Tumor di otak ini merupakan tumor sekunder dan dinamai sesuai organ atau jaringan tempat tumor ini berasal.

Tumor otak adalah setiap tumor intrakranial yang dibentuk oleh pembelahan sel yang abnormal dan tidak terkendali, biasanya ditemukan di dalam otak itu sendiri, di saraf kranial, dalam lipatan otak, tengkorak, kelenjar pituitari dan kelenjar pineal, atau dari kanker primer yang terletak di organ lain. Meskipun tumor dapat terjadi di bagian mana pun dari otak, tumor otak primer pada anak-anak umumnya terletak di tulang tengkorak bagian belakang; dan pada orang dewasa, di dua-pertiga anterior dari otak.

Tumor atau kanker otak yang paling umum adalah glioma, yang awalnya muncul di dalam jaringan glial (pendukung). Beberapa jenis glioma termasuk astrositoma, ependimoma, dan oligodendroglioma.

Perkembangan dari jenis tertentu tumor otak primer atau kanker otak telah dihubungkan dengan paparan terhadap radiasi, terutama jika paparan terjadi saat masa kanak-kanak. Hal ini telah dipercaya secara umum bahwa dosis radiasi yang lebih tinggi meningkatkan risiko munculnya kanker otak di masa akan datang. Tumor otak akibat radiasi dapat terjadi setelah 1-30 tahun. Paparan terhadap vinil klorida dan/atau radiasi pengion adalah satu-satunya faktor risiko yang telah diketahui, selain ini belum diketahui faktor-faktor lingkungan yang dapat berhubungan dengan tumor otak. Adanya mutasi atau penghilangan gen-gen penekan tumor dapat memperparah beberapa jenis tumor otak. Penyakit turunan seperti Sindroma Von Hippel-Lindau, neurofibromatosis tipe 2, dan neoplasia endokrin multipel di beberapa pasien akan memiliki risiko tinggi untuk terkena tumor otak.

Gejala-gejala tumor dan kanker otak timbul disebabkan oleh kerusakan pada jaringan vital dan adanya tekanan pada otak sebagai akibat tumbuhnya tumor dalam ruang terbatas di dalam tengkorak. Jika tumor otak tumbuh sangat lambat, gejalanya dapat muncul secara bertahap sehingga kadang-kadang diabaikan dalam waktu yang lama. Gejala yang paling sering dari tumor atau kanker otak diantaranya sakit kepala, mual, muntah, kehilangan nafsu makan, kejang, daya ingat menurun, rasa lemas, gangguan penglihatan, gangguan berbicara dan berbahasa, perubahan kepribadian, dan masalah-masalah dalam proses berpikir. Gejala ini mungkin disebabkan oleh tumor otak atau masalah-masalah lainnya. Jika seseorang mengalami gejala-gejala seperti ini, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter secepatnya.

Seseorang yang didiagnosis menderita kanker atau tumor otak akan menjalani perawatan yang termasuk di dalamnya pembedahan (bedah reseksi), yang direkomendasikan untuk sebagian besar tumor otak. Jarang terjadi pada tumor otak primer disembuhkan tanpa bedah reseksi. Perawatan lainnya meliputi kemoterapi dan terapi radiasi.