Stadium Kanker Rahim

joomplu:1053Diagnosis yang akurat tentang kanker rahim diperlukan untuk  menentukan tatacara pengobatan paling ampuh melawan kanker yang tumbuh di dalam atau disekitar rahim.   Dokter menggunakan evaluasi ini untuk membedakan kanker dari penyakit lain yang mungkin ada serta mengidentifikasi jenis sel tertentu dan mengevaluasi apakah penyakit ini telah menyebar dari tumor asli.

Ada beberapa jenis kanker rahim kondisi jinak yang menyerupai kanker rahim seperti fibroid, awal menopause dan hiperplasia endometrium.  Salah satu kondisi ini adalah hiperplasia endometrium, awalnya jinak tetapi dapat menjadi pra kanker dan kemudian kanker.

Stadium kanker rahim dilakukan melalui pemeriksaan fisik secara menyeluruh terkadang dilakukan USG untuk lebih akurat melihat bagian dalam rahim serta digunakan untuk menentukan sumber gejala serta mengevaluasi kesehatan  rahim, tuba falopi, ovarium, vagina, kandung kemih dan rektum.

Selama pemeriksaan fisik Dokter juga akan mengambil biopsi endometrium untuk melihat sel-sel endometrium uterus melalui mikroskop.  Dalam beberapa kasus, prosedur ini tidak memungkinkan sehingga dokter merekomendasikan D & C (dilatasi dan kuretase) untuk mengikis atau memotong jaringan dari rahim. Pada prosedur ini pasien akan dibius.

Sementara wanita berada dalam pengaruh obat bius, histeroskopi juga terus dilakukan.  Selama prosedur ini dokter akan memasukkan scope atau lensa ke dalam rahim sehingga kondisi rongga dan endometrium dapat divisualisasikan.

Setelah  memiliki semua informasi kanker rahim yang dibutuhkan, dokter dan patolog akan meneliti jika ternyata terdapat kanker endometrium, hal itu dapat membantu dokter dalam melakukan evaluasi dan pengobatan. Kriteria tahapan kanker rahim dilakukan dengan menggunakan kriteria Federasi Internasional Ginekologi dan Obstetri. Kreiteria ini telah dikembangkan sejak tahun 1988.  Sistem ini dilakukan untuk menghitung kedalaman tumor, di mana tumor telah menyebar dan sejauh mana kanker menyebar ke kelenjar getah bening atau ke seluruh tubuh.

Ada beberapa ciri utama untuk masing-masing tahap penyakit:

  1. Stadium I   - hanya dalam tubuh rahim, bukan di leher rahim.
  2. Stadium II   - menyebar dari tubuh rahim ke leher rahim.
  3. Stadium III - menyebar di luar rahim, tetapi bukan di luar panggul, bukan pada kandung kemih atau rektum.
  4. Stadium IV - menyebar ke kandung kemih atau rektum atau menyebar ke luar panggul ke bagian tubuh lainnya.
  • Stadium IA tumor hanya terbatas pada endometrium atau dinding rahim.
  • Stadium IB tumor telah menyerang kurang dari setengah miometrium  jaringan otot di bawah endometrium.
  • Stadium IC tumor telah menyerang lebih dari setengah miometrium.
  • Stadium IIA tumor telah menyerang daerah servikal dan hanya terbatas pada kelenjar endoserviks.
  • Stadium IIB tumor telah menyerang jaringan ikat serviks atau stroma.
  • Stadium IIIA tumor telah menyerang lapisan jaringan di sekitar rahim, jaringan di kedua sisi rahim atau sel-sel di peritoneum.
  • Stadium IIIB tomor telah menyebar ke vagina.
  • Stadium IIIC tumor telah menyebar ke kelenjar getah bening di dekat rahim.
  • Stadium IVA tumor telah menyebar ke kandung kemih atau rektum.
  • Stadium IVB tumor telah menyebar jauh ke dalam tubuh.